Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Keberhasilan penanganan banjir di Surabaya, menjadi contoh dan pembelajaran penanganan banjir  oleh beberapa daerah di Indonesia. Panitia Khusus Banjir DPRD DKI jakarta, sengaja menemui wali kota surabaya, untuk belajar  penanganan banjir di Surabaya. Dalam kunjungan kerja ini, Pansus heran dengan anggaran penanganan banjir di Surabaya yang hanya mencapai Rp 460 miliar dalam setahun. Berbeda dengan anggaran penanganan banjir DKI Jakarta, yang mencapai  triliunan rupiah ini.

Sejumlah anggota Panitia Khusus Banjir DPRD DKI Jakarta, menemui Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, untuk belajar penanganan banjir di Surabaya. Dalam kunjungan kerja ini, Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, menyatakan, Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta hanya diberi waktu 3 bulan untuk mempelajari keberhasilan penanganan banjir dari berbagai daerah. Seperti di Semarang dan kota Surabaya

Menurut dia, Semarang, berhasil mengurangi titik banjir dari 83 persen menjadi 13 persen dan kota Surabaya lebih baik karena dari 50 persen titik banjir, kini tinggal 2,3 persen titik banjir. Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta mendapatkan masukan dari Wali Kota Surabaya, khususnya mengenai tips teknis penanggulangan banjir, serta sistem rencana integrasi pembangunan infrastruktur.

Zita mengaku, kaget dengan anggaran penanganan banjir di Surabaya yang hanya Rp 460 miliar dan berhasil mengurangi titik banjir. Hal ini berbeda jauh dengan anggaran penanganan banjir di DKI Jakarta yang mencapai nilai triliunan rupiah. Bahkan, akan mendapatkan anggaran dari pinjaman ekonomi untuk penanganan banjir yang jumlahnya kurang lebih Rp 5 triliun.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sendiri dalam pertemuan ini menyampaikan beberapa upaya yang telah dilakukan untuk mengurangi titik banjir. Diantaranya, mengubah sungai menjadi jalan dengan cara box culvert seperti di Jalan Banyu Urip hingga Babat Jerawat. pembuatan tanggul di Kali Lamong, serta pengadaan Pompa Air dan Pintu Air di Puluhan Titik di kota Surabaya, termasuk di Kawasan Muara. Dari penanganan banjir tersebut, dalam satu tahun Pemkot Surabaya hanya menganggarkan APBD sebesar Rp 460 miliar.

Dari kunjungan kerja ini,  Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta akan melaporkan hasil belajar mereka kepada Pemprov DKI Jakarta. Nantinya, akan merekomendasikan hal-hal yang harus dilakukan pemprov DKI Jakarta. Diharapkan, nantinya bisa menjadi contoh penanganan banjir di Jakarta. (stady/stv)