Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tak banyak kegiatan yang dilakukan selama Pandemi covid-19 oleh Dharma Wanita Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jawa Timur/Jatim. Meski demikian mereka tetap bersemangat untuk melakukan kegiatan yang masih dapat dilakukan.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Kunkun Dewi Kurniaty, mengatakan dari sekian kegiatan yang direncanakan hanya ada satu dua saja yang dilaksanakan. Namun, kini memasuki era new normal dan Jatim telah bebas zona merah pihaknya mulai rutin berkegiatan.

“Yang sudah terlaksana selama pandemi ada kunjungan, silaturahmi tetap jalan tapi dikurangi kemudian pertemuan rutin juga dikurangi tetapi kunjungan untuk bersosialisasi tetap ada,” kata Dewi, Jumat (23/10).

Selain kunjungan-kunjungan, pihaknya juga melakukan bhakti sosial. Bhakti sosial tersebut akan dilaksanakan di Malang (25/10). “Nah…, itu besok sekalian touring bersama Tim Touring Perwakilan BKKBN Jawa Timur, tapi tidak melibatkan langsung Dharma Wanita untuk melakukan kegiatan tersebut ya alhamdulillah kita bisa terlibat yang dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Menurut Dewi, selama ini Dharma Wanita Persatuan melakukan bhakti sosial berkolaborasi dengan instansi atau pihak lain. Ia pun nantinya juga akan melakukan bhakti sosial yang dilakukan secara mandiri oleh Dharma Wanita Persatuan perwakilan BKKBN Jatim.

Ia berharap agar dalam waktu dekat Dharma Wanita Persatuan Perwakilan BKKBN Jatim kembali menjadi pelopor organisasi kemasyarakatan yang berada dalam lingkup instansi kepegawaian negeri bisa kembali melakukan kegiatan-kegiatan positif.

“Dharma Wanita BKKBN Jatim, tetap harus berkegiatan dalam rangka sebagai wanita pembangunan dan agar tetap diadakan silaturahmi, sosialisasi khususnya ke masyarakat tentang bagaimana Etika kita disaat Pandemi. Ayolah kita saling asah, asih dan asuh,” ucap Dewi istri dari Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, ini.

Ia berharap Dharma Wanita Persatuan Perwakilan BKKBN Jatim tetap menjadi pelopor untuk pembangunan manusia Indonesia dalam lingkup sebagai istri pegawai negeri yang melibatkan diri dalam ketahanan keluarga dan ikut mengkampanyekan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak pada setiap acara kegiatan Dharma Wanita BKKBN Jatim. (bw)