Malang, (bisnissurabaya.com) – Bea Cukai Malang tak mengenal lelah dengan terus gencarkan operasi pemberantasan rokok ilegal di wilayah Malang Raya. Kepala Bea Cukai Malang, Latief Helmi, menyampaikan operasi yang dilaksanakan menjelang awal November ini Bea Cukai Malang berhasil mengamankan rokok ilegal di Dusun Glendangan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Yakni, pada Rabu (21/10) Bea Cukai Malang berhasil mengamankan 29 karton atau sebanyak ± 725.000 batang rokok batangan jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai dan etiket sebanyak 7 karton.

Ia menyatakan, menindak lanjuti operasi sebelumnya, Bea Cukai Malang kembali menyisir beberapa tempat dengan berdasarkan informasi dari masyarakat setempat. Berawal dari penyisiran di wilayah Kecamatan Tumpang. Setelah melakukan penyisiran di wilayah tersebut, didapatkan sebuah bangunan di Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yang kedapatan menyimpan BKC HT jenis SKM batangan yang diduga berasal dari tindak pidana dibidang cukai yang tidak dikemas dalam penjualan eceran dan tidak dilekati pita cukai.

Petugas mengamankan seluruh barang bukti dengan dibawa ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang, Jl Surabaya No. 2 Malang.

Negara kembali dirugikan dengan peredaran rokok ilegal yang semakin marak berkembang diberbagai daerah di Malang Raya. Dari hasil operasi tersebut, ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 329.875.000,00. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. “Kami akan menindak setiap pelanggaran ketentuan di bidang cukai untuk melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal dan menciptakan iklim usaha yang sehat dengan terus memberantas peredaran rokok ilegal,” pungkas Latif Helmi. (yul)