Gresik, (bisnissurabaya.com)
Untuk ke 5 kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Perkecualian (WTP). Penghargaan ini diperoleh atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2019 secara akuntabel, transparan dan profesional.

Piagam penghargaan yang ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini diserahkan terimakan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Gedung Grand City Surabaya, Senin (19/10).

Sekembalinya menerima penghargaan tersebut, bak pahlawan yang menang perang, Bupati Sambari disambut istimewa. Sejumlah Kepala OPD secara spontanitas menghadirkan kelompok hiburan Reog Ponorogo untuk penyambutan tersebut.

Setelah mulai memasuki gerbang kantor, bupati dijemput oleh grup reog tersebut serta diikuti oleh para Kepala OPD. Salah seorang Kepala OPD dibantu yang lain memandu bupati untuk naik dadak Merak reog. Meskipun agak kesulitan naiknya, akhirnya Bupati berhasil sampai puncak dadak merak tersebut.

Tak lama berada diatas Merak atau hanya beberapa meter berjalan, bupati kemudian turun dari dadak Merak tersebut. Lalu Sambari berjalan sambil mengikuti irama kerawitan Reog Ponorogo serta diikuti oleh langkah para Kepala OPD menuju kantor Pemkab Gresik.

Memang suatu kebanggaan tersendiri di penghujung pengabdian, Bupati Sambari dan Wakil Bupati Moh Qosim kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (Opini WTP) dari Kementerian Keuangan RI.

Penghargaan tersebut diraih setelah Pemkab Gresik berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2019. Dari laporan tersebut setelah diaudit, ditentukanlah bahwa Gresik memang layak menerima penghargaan tersebut.

Menurut Bupati, raihan WTP ini membuktikan bahwa akuntabilitas pemerintah daerah benar-benar teruji. Bahkan raihan Pemkab Gresik dinilai sangat membanggakan karena prestasi ini selama lima tahun terakhir berturut-turut, mulai kurun waktu 2015 sampai tahun 2019.

“Alhamdulillah, meski sedang ada pandemi Covid-19 kami atas nama pemerintah kabupaten bersyukur sekali karena kembali mendapatkan opini wajar tanpa perkecualian,” kata Bupati Gresik melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Reza Pahlevi.

Menurut Bupati, prestasi yang dicapai kali ini merupakan kerja keras dari seluruh pegawai, pejabat serta doa ulama dan kiai. Tak lupa, dukungan seluruh masyarakat membuat semangat untuk membawa Gresik lebih baik.

Sambari juga menyatakan pengelolaan keuangan yang dikelola Pemkab Gresik mengedepankan transparansi sehingga menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, update dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Opini WTP dari Kementerian Keuangan ini menjadi bukti bahwa pola kerja yang diterapkan di Kabupaten Gresik tertata dengan baik dan profesional. Saya berharap kedepan kita tetap memperoleh penghargaan bahkan bisa lebih memperbaiki prestasi,” tambah Sambari. (Adv/sam)