Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Investasi untuk protokol kesehatan pada era new normal bagi perusahaan otomotive merupakan keharusan. Karena itu, untuk menjamin pelanggan tetap aman dan nyaman, BMW Astra menyiapkan dana Rp 3 miliar. Yang paling tinggi mengeluarkan dana adalah untuk pembelian mesin yang dibeli impor langsung dari luar negeri.

Penegasan itu dikemukakan CEO BMW Astra, Fredy Hanjaya, melalui virtual zoom, terkait protokol kesehatan yang mengambil thema ‘Saling Menjaga Bersama BMW Astra’ di Jakarta Kamis (15/10) siang. ‘’Kami konsern dengan masalah kesehatan dan pandemic covid-19. Untuk sisi ini pihaknya tidak melakukan penghematan,’’ kata Fredy.

Menurut dia, memasuki era new normal ini yang paling penting bagi managemen bagaimana meminimalisir interaksi dengan pelanggan sebagaimana yang selama ini terjadi. Karena itulah, pihaknya dalam melayani pelanggan baik untuk showroom mobil maupun pada bengkel bisa saling menjaga dengan alat yang paling mutakhir.

BMW Astra, kata Fredy, terus berusaha meningkatkan standar layanan yang sejalan dengan protokol kesehatan/Prokes untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bagi pelanggan. “Kita semua terus belajar untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, namun orang lain.

Ia menyatakan, standar layanan yang sesuai dengan prokes pada Juli lalu, kini BMW Astra meningkatkan dengan fasilitas yang lebih mutakhir. Pemeriksaan suhu kini menggunakan kamera pembaca suhu yang secara otomatis mendeteksi suhu tubuh dan memberikan peringatan jika karyawan atau pelanggan tidak menggunakan masker.

“Kamera pemindai wajah tersebut juga dapat digunakan untuk absensi karyawan. Sehingga setiap karyawan yang hadir dapat dilakukan pemeriksaan suhu, sekaligus absensi tanpa sentuhan. Dengan penerapan protokol ketat kepada karyawan, kami optimis juga dapat menjaga para pelanggan BMW Astra,” jelas Fredy.

Setelah pelanggan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pelanggan wajib mengisi data diri dengan scan QR Code pada layar menggunakan ponsel. Cairan pembersih tangan tersedia juga dalam satu alat yang sama. Pelanggan BMW Astra dapat melihat progres servis kendaraan melalui layar monitor di area tunggu yang bertujuan untuk meminimalisir kontak langsung.

‘’Karyawan dan pelanggan adalah aset berharga, untuk itu kami berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan melakukan interior disinfectant fogging sebelum dan setelah melakukan pengerjaan kendaraan,’’ ujarnya.

BMW Astra juga secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh karyawan serta menyediakan vitamin untuk memastikan kondisi seluruh tim BMW Astra dalam kondisi prima. “Dalam kondisi seperti ini, kita tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri, protokol ini kami terapkan untuk seluruh karyawan dan pelanggan karena dengan saling menjaga kita bisa melewati pandemi ini bersama-sama,” tutup Fredy. (bw)