Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – “Sosok H M Taufiqulbar, pendiam dan santun,” kata Gus Muhammad Ali, di Sidoarjo Kamis (1/10).

Gus Ali, sempat bersilaturohim bertabayun dengan mertua beliau KH Masykur bendahara PCNU Sidoarjo 2 periode. Perintis dan pendiri Rumah Sakit/RS Siti Hajar dan Rahmatul Ummah Sidoarjo.

Gus Ali, juga bersilaturohim ke Pesantren Al Misbar Karangnongko Mojokerto bertemu langsung dengan KH Husein Ilyas. Selain, bersilaturohim juga untuk tabayun.

Silsilah H Taufiqulbar, KH Abdul Ghani, mempunyai dua anak, yaitu Husein Abdul Ghani dan Ruslan Abdul Ghani. Ruslan Abdul Ghani adalah Tokoh pergerakan Indonesia. Lahir pada 24 November 1914. Tahun 1958 Ruslan Abdul Ghani, diangkat jadi menteri Luar Negeri Zaman Soekarno.

Sedangkan saudaranya Ruslan Abdul Ghani, Husein Abdul Ghani, mempunyai anak : Hj. Muslihah dan KH. Muhammad Ilyas.
Hj. Muslihah menpunyai anak, H. Badriyah dan H. Abdul Wahab (pemilik KBIH Mabruroh) Hj. Badriah punya anak : H. Khulaim Junaidi dan H. Taufiqulbar
Sedangkan adiknya H. Abdul Wahab itu menikah dengan KH. Salim Imron (sekarang Ketua MUI Sidoarjo, mantan Ketua PC GP Ansor Sidoarjo) Sedangkan KH. Ilyas, saudaranya mempunyai anak KH. Husein Ilyas. Jadi Pak Taufiqulbar dengan KH. Husein Ilyas itu memanggilnya paman alias beliau adalah keponakannya KH Husein Ilyas yang disegani Gus Dur, dan sering bertamu di rumah beliau.

“Dari jalur kakek Taufiqulbar, beliau adalah bendahara MWC NU 2x di Kecamatan Sedati. Jadi dapat disimpulkan bahwa Taufiqulbar, mempunyai garis keturunan kyai NU sejak sebelum lahir,” tutup Gus Ali. (rin)