Blitar, (bisnissurabaya.com) – Jelang pilkada serentak 9 Desember mendatang, Tim Cyber Polres Blitar Kota, gencar gelar patroli di media sosial. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah akun medsos yang terindikasi melakukan black campaing atau kampanye hitam. Dari temuan tersebut, petugas akan melaporkan ke polda jawa timur untuk dilakukan take down.

Tim Cyber Polres Blitar Kota, gencar melakukan patroli cyber di media sosial menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah/Pilkada secara intens. Polisi memburu akun media sosial face book yang diindikasikan sebagai black campain atau kampanye hitam. Benar saja, petugas telah menemukan beberapa akun media sosial baru yang bermunculan untuk mengenalkan pasangan calon, hingga melakukan kampanye terselubung. Dengan temuan tersebut, Tim Cyber akan melaporkan ke Polda Jawa Timur/Jatim untuk dilakukan take down.
Kasubag Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, membenarkan adanya beberapa akun baru yang berbau kampanye pilkada. Padahal, hal tersebut melanggar peraturan penyelenggara pilkada yang membatasi kontestan membuat akun medsos untuk digunakan berkampanye di media sosial.

Dengan dibatasinya kampanye secara tatap muka, tidak menutup kemungkinan para pasangan calon lebih memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye. (khoirul/stv)