Ini Dia, Cara Minum Jamu di Era Milenial

18

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Apa yang terbayang dibenak kita, ketika minum jamu? Pasti jawabannya, rasanya pahit dan baunya menyengat. Jawaban itu benar. tapi itu dulu. Sekarang ini di era milenial, banyak sekali dijual jamu dengan variasi rasa dan aroma yang menyegarkan.

Berpijak pada hal tersebut, untuk mengembangkan jamu modern yang diminati kaum milenial, Royal Singosari Cendana berpartner dengan brand asli surabaya, Jamu Iboe menghadirkan outlet modern jamu di Cendana Restaurant dengan konsep “Jamu Iboe Herbal Bar”.

Royal Singosari Cendana, ingin turut melestarikan tradisi minum jamu yang merupakan budaya asli Indonesia. Apalagi di tengah badai covid-19 yang tengah melanda negeri ini. “Kita diingatkan oleh alam bahwa minum jamu adalah tradisi yang sangat baik untuk dijalankan guna menjaga daya tahan tubuh,” kata General Manager Cluster Surabaya Royal Singosari, Bayu Andi Bawono, CFBE,. CHM, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Rabu (30/9).

Untuk mengedukasi masyarakat, maka diberikan cara menyajikan dan mengkonsumsi jamu secara benar. Berbagai varian diperagakan pembuatannya. Ada kopi jahe, yaitu kombinasi kopi lokal Arabica yang di press secara Americano dan dicampur dengan Extract Jahe. Minuman ini sangat cocok untuk menjaga daya tahan tubuh di musim pandemi.

Kemudian ada Beer Java, yang terbuat dari air soda  dan temulawak, serta ada pula extract kulit manggis dengan sirup strawberry. Kedua minuman dingin ini disajikan secara tradisional menggunakan gelas bambu dalam kondisi dingin dan menyegarkan, cocok untuk cuaca Surabaya yang tengah berada dipuncak musim panas.

“Sebagai bagian dari tradisi, jamu telah dikenal dan dipercaya khasiatnya oleh hampir semua kalangan,” tambah Product Group Manager PT Jamu Iboe Jaya, Perry Angglishhartono. (nanang)