Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tim Buser berhasil mengamankan 20 pelaku judi online yang meresahkan masyarakat, dua bulan terakhir. Selain tersangka, polisi menyita berbagai alat elektronik yang digunakan untuk berjudi online dengan omzet hingga Rp 90 juta per bulan, yang diduga memanfaatkan situasi dan himbauan tetap di rumah selama pandemi, untuk berjudi.

20 tersangka pelaku judi ini hanya bisa tertunduk saat digelandang polisi. Mereka ditangkap setelah petugas menindaklanjuti laporan dari masyarakat ini. Polisi langsung melakukan penelusuran melalui tim cyber dan berhasil mendeteksi keberadaan para pelaku. Dalam aksinya, para tersangka melakukan perjudian online jenis judi bola, judi togel online dan judi bacarat dan memasang taruhan secara online setiap hari di situs www.m88.com dengan user gandroses. Selain itu, para tersangka juga melakukan perjudian jenis sutil dengan taruhan nominal tertentu.

Salah satu tersangka mengaku, mengawali aksi perjudian sejak januari lalu dan melakukan aktifitas yang sama dari rumah hampir setiap hari. Terutama saat pandemi dan memiliki omset hingga Rp 90 juta per bulannya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Wahyudi Latief, mengatakan, para tersangka ditangkap secara terpisah dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Dari 20 tersangka, mereka memainkan 13 jenis perjudian, baik online maupun konvensional dengan omzet berbeda. Mereka diduga lebih intens melakukan perjudian secara online dengan memanfaatkan himbauan tetap di rumah selama pandemi covid-19.

Dari para tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang digunakan untuk berjudi, uang tunai, rekening dan kartu ATM, serta barang bukti lainnya. Para tersangka dijerat pasal 303 KUHP junto pasal 1 dan 2 undang-undang RI nomer 7/1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman 4 tahun penjara. (farid/stv)