Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Puluhan anak usia sekolah TK hingga SMP kampanyekan cinta batik nusantara kepada generasi muda di negeri ini. Kampanye cinta batik ini, mereka kemas dengan pagelaran parade fashion batik. Dengan begitu, diharapkan seluruh generasi muda dapat lebih mencintai warisan budaya bangsa berupa batik.

Disituasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah/Pilkada, seluruh calon kepala daerah gencar melakukan kampanye pencitraan diri supaya terpilih. Namun, puluhan anak muda di kota Surabaya dan sekitarnya justru memiliki cara tersendiri yang bernilai positif dengan melakukan kampanye cinta batik nusantara melalui parade fashion batik yang digelar di salah satu mall di Surabaya.

Meski begitu, kegiatan ini tetap mereka terapkan protokol kesehatan melalui psycal distancing. Kegiatan edukatif ini, mereka ikuti supaya generasi muda saat ini dapat lebih mencintai warisan budaya bangsa berupa batik. Berbagai motif batik yang ditampilkan dalam parade batik ini, diantaranya, motif batik dari Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Madura, dan berbagai motif batik lainnya yang ada di nusantara.

Angeline, salah satu peserta dari Surabaya, berharap dengan adanya kegiatan ini, para generasi muda dapat lebih menyenangi memakai busana batik yang mempunyai kekayaan motif dan tampilan elegan. Hal senada, diutarakan pula oleh Eliza, peserta dari kota Malang yang mengatakan jika batik merupakan warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan. Sehingga generasi muda harus lebih mencintai batik.

Sementara itu, Ima Safira, salah satu perwakilan penyelenggara mengatakan, dalam parade fashion batik yang diikuti oleh anak muda dari berbagai daerah ini, juga dinilai dewan juri untuk dijadikan sebagai duta batik yang akan mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya melestarikan batik yang merupakan salah satu icon warisan budaya bangsa. (agung/stv)