Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jelang Pilkada Serentak, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik enam penjabat (Pj) Bupati dan Wali Kota. Pelantikan digelar di Grahadi Surabaya, Jum’at (25/9) malam.

Enam Pj itu dilantik, yakni Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo sebagai Pj Bupati Mojokerto. Kasatpol PP Jatim, Budi Santosa sebagai Pj Bupati Blitar. Kadis Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto sebagai Pj Bupati Trenggalek.

Kepala Bakorwil Malang, Sjaichul Ghulam sebagai Pj Bupati Malang. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Djumadi sebagai Pj Wali Kota Blitar. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setdaprov Jatim, Ardo Sahak sebagai Pj Wali Kota Pasuruan.

Usai pelantikan, Gubernur Khofifah menyampaikan beberapa pesan pada Pj Bupati dan Wali Kota yang dilantik. “Saya minta agar enam Pj Bupati dan Wali Kota ini bisa membantu memfasilitasi pelaksanaan Pilkada Serentak. Namun, juga tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 karena masih dalam suasana pandemi,” ujarnya.

Ia meminta para Pj tersebut untuk bisa segera berkoordinasi dengan Sekda dan Forkopimda. “Harus segera sinergis dengan seluruh jajaran, terutama Forkopimda. Termasuk untuk pengamanan Pilkada Serentak dan penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Terkait tugas, Khofifah menekankan agar para Pj melanjutkan program yang telah dijalankan di kabupaten atau kota. “Tugas Pj Bupati dan Wali Kota tidak untuk mengambil kebijakan strategis. Namun, untuk mengisi kekosongan kekuasaan karena kepala daerahnya mencalonkan diri sebagai petahana,” jelasnya.

Dari 38 kab/kota di Jatim terdapat 19 daerah yang melaksanakan Pilkada dan 19 lainnya tidak melaksanakan. Adapun 19 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada di Jatim, terdiri dari 16 kabupaten dan tiga kota.

Masing-masing kabupaten, yakni Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto, Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi. Kemudian untuk kota, yakni Kota Blitar, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya.

Dari 19 kab/kota yang menggelar Pilkada, delapan diantaranya terdapat calon petahana. Sehingga, saat ini sesuai Surat Keputusan Mendagri diangkat enam Pj Bupati dan Wali Mota dan dua lainnya dijabat oleh Pelaksana Tugas atau Plt dari Wakil Bupati dan Pelaksana Harian (Plh) dari Sekda setempat. (bw)