Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Bersyukur. Motornya yang hilang tiga bulan lalu, berhasil ditemukan. Ini berkat kerja keras jajaran polisi. Pemilik motor itu adalah, Ramada Kusuma, warga Banyuwangi. Pemuda ini tak bisa menyembunyikan kegembiraanya ketika motor Honda Vario putih miliknya bisa dipulangkan. Meski kondisinya tak utuh, dia tetap gembira.

“Ini motor bersejarah. Terimakasih Kapolresta Banyuwangi, terkhusus jajaran Satreskrim yang berhasil membawa pulang motor saya,” kata pemuda yang akrab dipanggil Kelik ini, Kamis (24/9) siang. Dia mengisahkan, motornya hilang akhir Mei 2020. Kala itu, dia ke masjid tak jauh dari rumahnya di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Banyuwangi.

Saat parkir, stang stir sudah dikunci. Lalu, masuk ke masjid untuk sholat Subuh. Betapa terkejutnya, Begitu kembali, motor berplat nomor P 3006 WM itu sudah raib. “Saya sempat mencari ke sekeliling masjid, ternyata tidak ada. Akhirnya melapor ke Polsek Kalipuro,” kisahnya.

Polisi bertindak cepat. Begitu mendapat laporan, tim buser Polresta Banyuwangi langsung bergerak. Motor curian tersebut ternyata dijual ke Jember. “Tim Reskrim akhirnya menciduk penadahnya. Ini jaringan lintas kabupaten,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin.

Menurut dia, motor tersebut digasak pelaku menggunakan kunci palsu. Polisi berhasil membekuk empat pelaku yang terlibat pencurian motor jurnalis ini. Masing-masing, WN, AR, ARY dan AD. Dua diantaranya warga asal Jember.  Polisi akhirnya menyerahkan kembali motor curian tersebut. Proses penyerahan di lobi Polresta ini berlangsung haru.

Kapolresta menambahkan selain curanmor milik jurnalis, pihaknya berhasil membongkar sindikat curanmor lainnya. Sebanyak empat motor diamankan sebagai barang bukti. Dari kasus ini, sembilan tersangka diciduk. Para pelaku ditahan di Mapolresta Banyuwangi. (wir)