Madiun, (bisnissurabaya.com) – Kompleks Bakorwil  I Madiun diusulkan menjadi tujuan wisata budaya oleh Plt Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I Madiun, Benny Sampir Wanto, saat menerima kunjungan Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Restu Nugroho dan anggota di Bakorwil I Madiun, Selasa (22/9). Kunjungan Komisi C yang membidangi persoalan pendapatan dan aset ini dimaksudkan untuk menggali, mengeksplor, serta memantau potensi-potensi dan aset yang dimiliki oleh Bakorwil I Madiun.

Pertimbangan menjadikan kompleks Bakorwil I Madiun sebagai tujuan wisata, lanjut Benny-demikian ia biasa disapa, yakni kompleks gedung Bakorwil I Madiun telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Walikota Madiun. Selain itu, memiliki lahan untuk mendukung cagar budaya ini sebagai tujuan wisata a.l. kios produk2 UMKM, cafe, dan penginapan. Juga, selama ini telah menjadi lokasi banyak warga sebagai tujuan wisata, khususnya berfoto untuk berbagai kegiatan seperti prewedding, perpisahan, dll.

Sebagai tujuan wisata, lanjutnya, Bakorwil I Madiun tidak akan berdiri sendiri tetapi akan disinergikan  dengan berbagai potensi wisata budaya dan cagar budaya lainnya di Madiun dan wilayah sekitarnya   seperti kompleks pabrik gula, balai kota, dsb-nya.

“Kami dalam proses mengusulkan kepada pimpinan, setelah berdiskusi dengan beberapa OPD terkait di jajaran Pemprov tentang ide ini dan kesemuanya mendukung gagasan ini,” ujarnya. Dukungan juga diberikan oleh Komisi C.

Misalnya, Ahmad Hadinudin, salah satu anggota Komisi  C menilai gagasan tsb sebagai terobosan yang baik untuk pemanfaatan aset. Asalkan, lanjutnya, tidak melanggar peraturan dan kearifan lokal yang ada. Ide tersebut dinilainya juga sejalan dengan kegiatan Kota Madiun yang sedang berbenah dan mempercantik diri.

Terkait pemanfaatan aset, menurut Benny, Hingga 31 Agustus, sumber pendapatan Bakorwil I Madiun yang masuk berasal dari beaya sewa gedung, ruang rapat, lapangan tenis, serta rumah staf dinas. Namun, diakui oleh Benny bahwa pendapatan dari sumber-sumber tersebut mengalami penurunan  nominal sejak adanya pandemi Covid-19.

Sebagai strategi untuk menyiasati penurunan tersebut, Benny Sampirwanto mengatakan bahwa Bakorwil I Madiun dituntut smart. Untuk itu, ia mengusulkan pengelolaan area kompleks Bakorwil I Madiun yang merupakan situs cagar budaya agar dijadikan sebagai daerah tujuan wisata budaya. Dengan demikian, diproyeksikan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) .

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C, Restu Nugroho, menegaskan Bakorwil merupakan aset, untuk itu pihaknya ingin mengetahui  optimalisasi penggunaan aset Bakorwil I Madiun secara maksimal. Menurutnya, kunjungan komisinya juga digunakan sebagai wadah untuk membahas aspek yang ingin dikembangkan  dan mengupas  permasalah-permasalahan yang ada di Bakorwil I Madiun. (bw)