Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Banyaknya sekolah negeri yang kondisinya mengenaskan nampak di SD Negeri Banjarkemuning, Sedati. Hal itu merupakan hasil sidak yang dilakukan Pimpinan bersama anggota Komisi C DPRD Sidoarjo (22/9).

Sedikitnya, satu atap ruang kelas di sekolah itu nyaris roboh. Plafon kelas sudah roboh, kuda-kuda penyangga atap patah dan keropos.

Pihak sekolah telah mengungsikan perabot di ruangan dan menyangga kuda-kuda ruang itu dengan dua buah batang bambu. Disamping atap yang nyaris roboh, pihak sekolah juga terpaksa menyulap area mushola untuk ruang kelas darurat karena kekurangan ruangan.

Nampak ikut hadir dalam sidak diantaranya Pimpinan DPRD Usman, Ketua Komisi C Suyarno, Wakil Ketua Komisi C Anang Siswandoko, Anggota Komisi C Nurhendriyati Ningsih dan beberapa anggota lainnya.

Anang Siswandoko, mengungkapkan, untuk bangunan SDN Banjarkemuning itu perlu dilakukan renovasi menyeluruh. Pasalnya, selain adanya atap yang roboh, kondisi bangunan juga kurang layak. “Ini kami rekom Ruang Kelas Baru/RKB karena kurang layak. Dan bisa diperlebar sampai 8 meter,” jelas politikus Gerindra itu.

Disamping renovasi total, lanjut Anang, rencana pembangunan juga harus memperhatikan titik elevasi dengan garis permukaan air laut. Kondisi SDN Banjarkemuning yang juga termasuk wilayah dekat laut maka cukup rawan terdampak banjir jika air laut pasang. “Makanya, harus diukur dulu, sebelum dibangun harus diurug terlebih dulu,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman, mengungkapkan jika renovasi gedung sekolah bakal menjadi prioritas dalam pembahasan Raperda APBD 2021. “Dinas harus mulai menginventarisir, mana yang rusak berat mana yang ringan. Yang berat maka akan diprioritaskan di APBD 2021,” paparnya.

Permasalahan gedung sekolah rusak ini tidak hanya di Sedati saja, melainkan juga di beberapa kecamatan lain. “Bagus komisi C merespon cepat. Nanti akan dibahas lebih lanjut,” pungkas Usman.(rin)