Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ada baiknya, mulai sekarang bagi anda yang tidak memiliki KTP Surabaya, harus menyiapkan dana khusus sekitar Rp 600.000, saat akan masuk kota Surabaya. Pasalnya, Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya akan menerapkan aturan, wajib SWAB bagi mereka yang akan masuk ke kota Surabaya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan menekan angka penyebaran di Surabaya.

Meski saat ini, kondisi kota Surabaya sudah menjadi zona orange, namun, Pemkot Surabaya tetap melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dan menekan agar angka penyebaran covid-19 di Surabaya bisa terus turun. Salah satu upaya Pemkot Surabaya dalam waktu dekat ini adalah mewajibkan semua orang yang masuk kota Surabaya untuk melakukan swab terlebih dulu. Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat menggelar pertemuan dengan camat se-Surabaya di halaman Balai Kota Surabaya.

Risma menegaskan, bahwa untuk para pendatang atau warga dari luar Surabaya harus melakukan SWAB terlebih dulu, sebelum masuk ke Kota Surabaya. Nantinya, Pemkot Surabaya akan membuat surat edaran, jika menerima tamu dari luar kota maka mereka diharuskan melakukan SWAB terlebih dulu. Hal ini dikarenakan rapid tes sudah ditiadakan. Risma, menjelaskan, untuk warga yang ber KTP Surabaya tidak dikenakan beaya apapun atau gratis. Namun, bagi mereka yang bukan warga Surabaya akan dikenakan beaya sekitar Rp 600.000. Hal ini dikarenakan harga reagennya sendiri sekitar Rp 500.000. Mereka bisa melakukan SWAB di Laboratorium Kesehatan Daerah/Labkesda Surabaya, yang berada di Jalan Gayungsari Barat 124 Surabaya yang akan buka selama 24 jam.

Dengan dilakukan upaya ini, Risma berharap, penyebaran covid-19 di Surabaya bisa ditekan, sehingga Surabaya secepatnya bisa menjadi zona hijau. (stady/stv)