Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tim Pemburu pelanggar protokol kesehatan, pada hari pertama beroperasi banyak warga yang terjaring dan masih nekat tak gunakan masker. Sehingga, Tim Pemburu langsung menindak untuk membayar denda dengan menggelar sidang di tempat.

Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, telah meresmikan Tim Pemburu protokol kesehatan  pada Rabu (16/9) di Halaman Mapolrestabes Surabaya. Sejumlah pimpinan Forkopimda Surabaya bersama element masyarakat dan ormas ikut hadir.

Razia yustisi pelanggaran protokol kesehatan ini langsung bergerak untuk memburu para pelanggar protokol kesehatan. Operasi ini dilakukan serentak di seluruh kota Surabaya yang dibagi menjadi tiga tim.

Banyak warga yang tetap nekad tidak memakai masker serta tidak melakukan sosial distancing. Sehingga langsung dilakukan penindakan dengan cara membayar denda dan sudah disiapkan  sidang di tempat yang menghadirkan hakim serta panitera. Untuk saat ini, para pelanggar masih dikenakan sanksi hukuman dengan membayar denda sebesar Rp 85.000.

Gubenur Jatim Khofifah, yang turut hadir pun menyampaikan, kegiatan ini merupakan tujuan untuk mengajak masyarakat patuh dari berbagai regulasi dan untuk meningkatkan kesadarannya menggunakan masker. (farid/stv)