Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Akhirnya secara terbuka melalui daring, bakal calon wali kota surabaya yang diusung koalisi delapan partai politik, Machfud Arifin, mengakui kalau dirinya sempat terdeteksi positif covid-19 setelah melakukan tes swab di RSUD dr Soetomo pada 7 September. Meski sebelum pendaftaran sudah melakukan tes swab sebagai syarat pendaftaran ke KPU Surabaya, pada 5 September dengan hasil negatif.

Melalui konferensi pers secara daring di Posko Pemenangannya, Machfud Arifin, bakal calon wali kota Surabaya, yang diusung koalisi 8 partai politik secara terbuka menyatakan bahwa tanggal 26 Agustus yang lalu, dirinya memang sempat memeriksakan diri ke dokter dan melakukan SWAB karena ada rasa sakit di tenggorokannya. Selain itu, untuk mengantisipasi, karena ada istri salah satu tim pemenangannya terkonfirmasi positif.

Dari hasil tes tersebut, dirinya dinyatakan positif covid-19 sebagai Orang Tangpa Gejala/OTG. Mantan Kapolda Jatim ini pun kemudian melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pada 5 september atau sehari menjelang, pendaftaran ke KPU kota Surabaya, Machfud Arifin, mengaku kembali melakukan tes SWAB di sebuah klinik dan hasilnya negatif. Sehingga pada 6 September, ia bersama pasangannya Mujiaman mendaftarkan diri ke KPU kota Surabaya.

Sementara itu, Miratul Mukminin, Ketua Tim Pemenangan, Machfud Arifin – Mujiaman, membantah kalau mahfud arifin sebagai penyebar covid pada saat pendaftaran di kantor KPU kota Surabaya. Pria yang akrab disapa gus amik ini, menegaskan bahwa Machfud Arifin, berani mendaftaran bakal calon wali kota ke kantor KPU kota Surabaya, berdasarkan hasil pemeriksaan tes SWAB terbaru yang keluar pada 6 September siang, yang dinyatakan negatif covid-19.

Sehingga pada 6 september sore, langsung mendaftar ke kantor KPU kota Surabaya. Terkait hasil tes swab resmi bakal pasangan calon wali kota-wakil wali kota surabaya yang dilaksanakan di RSUD dr Soetomo Surabaya, Ketua Tim Pemenangan mengaku jika mendapatkan surat dari pihak rumah sakit yang menjelaskan bahwa bakal calonnya tersebut terdeteksi, covid-19. Namun, tim pemenangan berdalih tidak mengetahui maksud dari kata terdeteksi tersebut.

Lebih lanjut, Gus Amik, menegaskan bahwa saat ini Machfud Arifin tengah melakukan isolasi mandiri. Dan RSUD dr Soetomo, menyatakan siap menjadwalkan melaksanakan tes kesehatan pada Senin (14/9). Selain itu, pihak tim pemenangan mengaku siap membantu SWAB kepada masyarakat yang khawatir tertular saat pendaftaran di KPU kota Surabaya beberapa waktu lalu. Meski rentang waktu masa isolasi sudah terlewati, dari awal diketahui positif covid-19. (stady/stv)