Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Bakal calon Bupati/Bacabup Sidoarjo Ir H Bambang Haryo Soekartono dan bakal calun Wakil Bupati/Bacawabup Sidoarjo H.M Taufiqulbar, tidak perlu lagi diragukan warga NU. Pasalnya, dari garis keturunan atau nasab, keduanya bersambung ke para tokoh NU. Baik dari garis bapak maupun Ibu.

Bambang Haryo, memiliki garis keturunan bersambung mulai Bupati Sidoarjo awal yakni Tjokronegoro I terus naik ke Raden fatah dan Brawijaya V.

Sedangkan Taufiqulbar, memiliki garis nasab ke KH Husein Ilyas-KH Ilyas sosok kyai sepuh NU Jawa Timur/Jatim. Kedua paslon ini menyatakan, secara kultural, darah NU mengalir ditubuh mereka.

Sehingga program untuk membesarkan NU di Sidoarjo, menjadi program prioritas, disamping tetap memperhatikan wadah ormas lain. Seperti Muhammadiyah, LDII dan yang lainnya.

“Kita akan perhatikan seluruh elemen masyarakat Sidoarjo dalam program pembangunan kita. Termasuk akan menambah dana hibah kepada NU, Muhammadiyah serta ormas keagamaan lainnya secara proposional dan adil. Kita ingin masyarakat Sidoarjo khususnya nahdliyin semakin sejahtera,” kata Bambang Haryo Soekartono, di Sidoarjo Sabtu (12/9).

Menurut dia, salah satu program yang disiapkan, adalah penambahan sekolah MI di Sidoarjo dari jumlah 211 sekolah MI saat ini.

Dengan begitu, maka wajah pendidikan berbasis NU, akan semakin terlihat di Sidoarjo.
Sementara itu, H.M.Taufiqulbar, bakal calon Wakil Bupati Sidoarjo, menambahkan, program pemberian insentif bagi seluruh guru ngaji di Sidoarjo juga akan ditingkatkan.

Ini penting, menurut Taufiq, karena turut menopang kesejahteraan para guru ngaji yang selama ini masih belum tersentuh secara maksimal.
“Saya ini juga santri yang pernah mondok di beberapa Ponpes NU di Sidoarjo. Karenanya, jangan diragukan lagi kepedulian saya kepada NU,” jelas Taufiq. (rin)