Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Salah satu pasangan calon dari kota Surabaya, kembali tak hadir dalam test kesehatan hari ketiga. Hal ini diyakini satu orang dari salah satu bakal pasangan calon Pilwali Surabaya dipastikan positif covid-19. Kabar inipun dibenarkan KPU Surabaya. Karena itu, bapaslon tersebut diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri. Sedangkan tes kesehatan akan digelar pada 21-22 September mendatang.

Komisi Pemilihan Umum/ KPU Surabaya menyatakan bahwa satu orang dari salah satu bakal pasangan calon Pilwali Surabaya, dipastikan positif covid-19. Kepastian ini didapatkan KPU Surabaya setelah kemarin mendapat pemberitahuan dari RSUD dr Soetomo Surabaya. Yakni, surat hasil tes swab yang dilaksanakan pada 7 September lalu.

Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno, mengatakan, akan mengirim surat dan meminta bapaslon tersebut untuk melakukan isolasi mandiri hingga 17 September mendatang. Namun, jika masih diperlukan akan diperpanjang 3 hari lagi. Sehingga jadwal pemeriksaan kesehatan lanjutannya adalah 21- 22 September.

Meski tahapan bergeser, tetapi tidak akan berpengaruh pada tahapan yang sesuai dengan PKPU no 5 tahun 2020. Seperti tahapan verifikasi syarat calon yang akan mulai dilakukan hari ini. Namun, verifikasi syarat calon tersebut hanya dilakukan pada paslon yang telah mengikuti tes kesehatan.

Sementara itu, Ketua Bapilu DPC PDIP Surabaya, Anas Karno, menyatakan, calon yang diusung PDIP dinyatakan negatif dan sudah menjalani proses SWAB.

Pada pelaksanaan tes kesehatan yang digelar mulai 8 September lalu hanya pasangan Eri – Armuji, yang sudah melakukan tes kesehatan di Graha Amerta. Sedangkan pasangan Machfud Arifin – Mujiaman belum tampak hadir.
(stady/stv)