Gresik, (bisnissurabaya.com) – Dukungan terhadap suatu kandidat pasangan calon (Paslon) kepala daerah sangat berarti. Mengingat dukungan tersebut mampu mendongkrak perolehan suara, dan menentukan jadi tidaknya paslon itu jadi petinggi kabupaten/kota.

Seperti di Gresik yang juga menghelat pesta demokrasi akhir tahun ini. Salah satu bakal calon bupati, Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) yang berpasangan dengan bakal calon wakil bupati/bacawabup, Aminatun Habibah (Bu Min) mendapat dukungan tambahan dari salah satu organisasi kepemudaan.

Organisasi itu MPC Pemuda Pancasila (PP) sepakat mendukung pencalonan Gus Yani, yang berpasangan dengan Bu Min dalam kontestasi Pilbup Gresik 2020.

Bahkan, sebagai bentuk keseriusan para pengurus dan anggota, PP melakukan deklarasi dukungan yang digelar di Posko Pemenangan Paslon Gus Yani dan Bu Min (Niat) di Dusun Srembi Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Kamis (10/9).

“Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari teman-teman Pemuda Pancasila, ini semangat baru bagi kami menuju pemilhan bupati,” kata Gus Yani, didampingi Tim Pemenangan Paslon Niat, serta para ketua partai pendukung.

Gus Yani, menambahkan, jika dikemudian hari pasangan Niat ditakdirkan menang dalam kontestasi Pilkada Gresik, pihaknya akan memperhatikan masa depan para pemuda. Dan memang Niat memiliki visi misi memperjuangkan pemuda.

Kedepan, Gus Yani, tak ingin melihat para pemuda sulit mencari pekerjaan. Ia ingin para pemuda bisa lebih produktif di sejumlah bidang yang diminatinya.

“Untuk itu, mari kita jemput kemenangan ini, sehingga kedepan bisa memperjuangkan para pemuda, jangan sampai kita mati dilumbung sendiri,” ungkapnya.

Selain deklarasi, PP juga memberikan penghormatan kepada paslon Niat dengan membentuk pemberian piagam anggota kehormatan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Gresik beserta jaket almamater.

Sementara itu, Ketua MPC PP Gresik, H Sarjono, mengatakan, keputusan PP untuk medukung pasangan Niat, sudah sangat pas dan sudah melalui pertimbangan yang matang.

“Kami mendukung Gus Yani, karena visi misi perubahan yang diusungnya serta beliau juga masih muda. Sehingga sosok yang pas untuk memimpin Gresik ke depan,” imbuh Sarjono.

Ia mencontohkan, beberapa daerah mengalami kemajuan pesat saat dipimpin bupati muda dalam usia produktif 30-40-an seperti Bupati Lumajang.

“Pemimpin jika usia 30-40-an itu masih produktif. Langkahnya lebih taktis dibanding seperti saya yang sudah umur 50-an ke atas ini orientasinya kematangan,” bebernya.

Usai deklarasi, sebagai bentuk keseriusan Sarjono, menginstruksikan ribuan jajarannya untuk solid satu komando memenangkan pasangan Niat.

“Kami sudah cukup lama mempertimbangkan dukungan, dan pada akhirnya tekat bulat memilih pasangan Niat, karena kami menginginkan perubahan untuk bersama membangun,” ujarnya usai deklarasi mendukung Gus Yani di Pilbup Gresik.

Seperti diketahui di Gresik terdapat dua paslon yang telah mendaftar di KPU setempat pekan lalu. Yaitu paslon Niat dan QA yaitu pasangan Moh. Qosim dan dr Achlusul Alif. (sam)