Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Saat pandemi covid-19, banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah/UMKM kelimpungan. Karena itu, dibutuhkan motivasi dan suntikan agar muncul pengusaha baru yang anti goncangan krisis. Karena itu, tak berlebihan perusahaan besar berskala nasional membantu dengan caranya. Seperti, sekolah business school yang diyakini dapat melahirkan pengusaha milenial super tangguh.

‘’Disini telah dicetak 1.000 pengusaha lebih. Dengan mencetak pengusaha milineal, secara otomatis kota Surabaya dapat menggerakan roda ekonomi Indonesia yang saat ini tengah berjuang untuk bersinar kembali,’’ kata Managing Director Hallmar Business School, Dr Michael Adiwijaya, di Surabaya Rabu (9/9) siang.

Menurut dia, pebisnis di Surabaya disaat pandemic covid-19 ini sangat rindu mencetak banyak entrepreneur muda. Tentu saja dengan banyak entrepreneur muda yang lahir, akan menggerakkan roda ekonomi Indonesia yang saat ini juga tengah berjuang untuk bersinar kembali.

Apalagi, kata dia, sekolah bisnis ini memiliki durasi belajar hanya 1 tahun dan diajar oleh pemilik bisnis dan praktisi usaha yang berpengalaman. Misalnya, adanya sesi business mentoring dalam membimbing dan mengembangkan ide dan konsep bisnis menjadi keunggulan tersendiri.

“Kita sadar anak muda zaman now maunya cepat. Langsung praktek, jadi kita susun konsep yang jelas dengan kebutuhan pasar,’’ tambah Mr Kim Pan Seung, Academic Director, Hallmar Business School. Keunggulan lainnya, adanya investor forum, dimana para calon entrepreneur diberikan kesempatan untuk mempresentasikan model bisnis di depan potensial investor dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan investasi dari pebisnis di Indonesia. Baik dari sisi permodalan usaha, transfer teknologi, kemitraan penjualan.

Usaha baru yang lahir dan berkembang akan menyokong kekuatan pilar ekonomi Indonesia. ‘’Mari memulai langkah untuk membuat produk dalam negeri, mencintai dan menggunakan produk dalam negeri. Mulailah menjadi entrepreneur yang kreatif dan berhasil. Sehingga berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru, peluang bisnis baru serta turut serta menggerakkan roda perekonomian di Indonesia,’’ ujarnya. (bw)