Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Palang Merah Indonesia/PMI Surabaya, mengalami penurunan stok darah lantaran adanya pandemi yang tak kunjung usai. Jika normalnya ada stok 50 kantong darah per golongan, kini turun jauh. Bahkan, untuk golongan darah A tersisa 15 kantong dan golongan darah AB tersisa 15 kantong.

Pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia, khususnya Surabaya terus berdampak. Dampak ini dirasakan PMI Surabaya, yang terus mengalami penurunan jumlah stok kantong darah. Bahkan, hampir habis, khususnya pada golongan darah A yang tersisa 11 kantong darah. Dan golongan AB hanya tersisa 15 kantong.

Kabag Pelayanan dan Humas PMI Surabaya, dr Martono Adi Triyogo, mengatakan, kekhawatiran pendonor yang takut tertular virus corona, disinyalir menjadi salah satu penyebab menurunnya stok kantong darah yang ada di PMI Surabaya. Untuk menyiasati hal tersebut, selain mengimbau para pendonor, PMI Surabaya pun melakukan upaya jemput bola kepada para pendonor dengan menyediakan mobil donor darah yang tersedia di Taman Bungkul Surabaya.

Sementara itu, penurunan tak hanya terjadi pada stok, tetapi, jumlah kantong darah. Jika biasanya dalam sehari kondisi normal, PMI mampu mengumpulkan 400 kantong darah, saat ini hanya berkisar 200 kantong darah per harinya. (feri/stv)