Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Surabaya. Dalam kunjungan tersebut, Moeldoko, mendengarkan pemaparan wali kota, terkait penanganan covid-19 di kota Surabaya.

Awalnya, Wali Kota Risma, menjelaskan, saat ini Pemkot Surabaya sudah bisa mengendalikan penyebaran covid-19 di kota Pahlawan. Buktinya, pertambahan kasus sudah tidak terlalu banyak dan tren kesembuhan terus meningkat setiap harinya. Menurut dia, keberhasilan itu tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukannya selama ini bersama jajarannya.

Mulai dari membuat aplikasi untuk mengontrol data pasien covid-19 hingga tracing yang masif dan detail. Selain itu, ia juga memastikan pihaknya semakin masif melakukan rapid tes dan tes SWAB massal gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, hampir setiap hari pemkot menggelar tes SWAB di Gelora Pancasila.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, menjelaskan, setelah mendengarkan paparan dari Wali Kota Risma, ia dapat menyimpulkan yang dilakukan Pemkot Surabaya sebenarnya 3 T. Yaitu, testing, tracing dan treatment. Selanjutnya, tugas dan kewajiban masyarakat adalah 3 M.

Yaitu, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Menurut dia, jika 3 M dan 3 T itu berjalan dengan baik, maka dia yakin pengembangan covid-19 bisa segera diatasi. Setelah bertemu Wali Kota Risma, Moeldoko, bersama rombongannya langsung meninjau salah satu pasar tangguh di Surabaya, yaitu, Pasar Genteng. (stady/stv)