Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)
Selesai sudah penantian rekomendasi. Surat rekom DPP PKB akhirnya diserahkan kepada pasangan H Ahmad Muhdlor – H Subandi, Minggu (6/9) sekitar pukul 10.30.

Gus Muhdlor, sudah terlebih dulu hadir pukul 08.30 WIB yang kemudian disusul H Subandi, yang hadir 30 menit kemudian.

Hj Anik Maslachah, datang ke lokasi sekitar pukul 09.15 WIB disusul H Pujianto, anggota Fraksi PKB dari Krian dan beberapa Ketua PAC PKB. Ditemui sebelum penyerahan rekom, Gus Muhdlor, menyatakan, dalam setiap konstentasi perbedaan itu hal yang biasa.

Tapi ketika surat rekomendasi sudah turun, maka semuanya harus jadi satu. “Yaaa…., filosofi Jawa mikul dhuwur mendem jeruh harus kita pakai. Bagaimanapun Sidoarjo harus tetap hijau. PKB menang maka NU juga menang,” paparnya.

Prosesi penyerahan rekomendasi dilakukan Hj Anik Maslachah, Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo didampingi Sekretaris DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih dan Ketua Dewan Syuro PKB Sidoarjo KH Atoilah.

“Kita targetkan kemenangan 75 persen untuk pasangan Gus Muhdlor – H Subandi, pada 9 Desember 2020 nanti,” kata Anik Maslachah.

Ia juga menyampaikan, dari tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang diusung ke DPP yakni Achmad Amir Aslichin – Ainun Jariyah, Gus Muhdlor – Subandi serta Sullamul Hadi Nurmawan – Mimik Idayana, paslon Muhdlor – Subandi, yang mendapat nilai tertinggi. Baik diinternal PKB maupun di luar.

Akhirnya, atas kesepakatan bersama memilih pasangan Gus Muhdlor – Subandi, sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo mewakili PKB.

Ahmad Muhdlor Ali, yang akrab disapa Gus Muhdlor adalah putra keenam pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali sekaligus Direktur Pendidikan Ponpes Bumi Shalawat.

Sedangkan Subandi, adalah mantan Kades Pabean Kecamatan Sedati 2 periode dan politisi PKB yang mendapatkan suara terbanyak dari seluruh Caleg PKB saat Pilleg 2019 lalu. (rin)