Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Cluster penularan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi bertambah. Terbaru, Sekda Banyuwangi Mujiono, dinyatakan positif covid. ASN senior ini dirawat di RSUD Blambangan. Namun, kondisinya membaik. Penularan ini menjadikan kantor Pemkab Banyuwangi menjadi cluster baru penularan Covid.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr Widji Lestariono, mengatakan, beberapa hari terakhir Sekda Banyuwangi mengeluhkan tidak enak badan. Selanjutnya, dirawat di RSUD Blambangan. Begitu di-SWAB, hasilnya positif. Akhirnya diisolasi. “Kondisinya membaik, demamnya sudah turun, dilakukan tindakan di RSUD,” kata pejabat yang akrab dipanggil Rio ini, Jumat (4/9) siang.

Rio menambahkan, belum diketahui riwayat tertularnya Sekda ini. Namun, beberapa kali pejabat ini berkunjung ke Ponpes Blokagung. Terakhir, Senin (31/8) lalu ke ponpes bersama Sekdaprov Jatim. Sebelumnya, beberapa kali juga kesana.

Akibat peristiwa ini, sekitar 20 ASN menjalani rapid test, Jumat pagi. Mereka yang pernah kontak dekat dengan Sekda. Mulai asisten, protokol hingga staf Sekda. “ Hasilnya, masih kita tunggu,” jelas Rio. Seluruh ASN yang pernah kontak dekat dengan Sekda diarahkan menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Aktivitas di kantor Sekda juga ditutup sementara. Kondisi kantor di lantai dua areal Pemkab tampak sepi. Hingga Jumat siang, total penderita Covid di Kabupaten Banyuwangi mencapai 830 orang. Dari jumlah ini, 624 diantaranya dari kalangan santri. Khusus penanganan santri, lanjut Rio, pihaknya menunggu hasil swab massal.

Selanjutnya, diambil tindakan karantina sesuai protokol kesehatan. “ Khusus penanganan santri, nanti kita pisahkan antara positif dan tidak. Sampai mereka seluruhnya sembuh,” pungkas Rio. (wir)