Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Keputusan DPP PDI Perjuangan yang memberikan rekomendasi kepada Eri Cahyadi dan Armuji sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, membuat pendukung Wisnu Sakti Buana, menangis dan marah. Tak hanya itu, pendukung Wisnu, yang sebagian besar ibu-ibu ini langsung pingsan.

Beginilah aksi luapan kekecewaan puluhan pendukung Wisnu Sakti Buana, yang sedang berada di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim usai mengetahui  hasil keputusan rekomendasi DPP PDIP yang akhirnya jatuh ketangan Eri Cahyadi – Armuji, untuk diusung jadi bacawali dan bacawawali di pilkada kota Surabaya.

Para pendukung yang mayoritas emak – emak ini, selain meluapkan kekecewaannya, mereka juga berteriak histeris  dan menangis. Pasalnya, para pendukung Wisnu Sakti Buana, ini menilai rekomendasi ini justru diberikan kepada sosok yang bukan merupakan kader partai PDIP. Sedangkan yang sudah terbukti menjadi kader PDIP justru tidak dapat rekomendasi.

Bahkan, diantara dari mereka yang protes ada yang pingsan dan kesurupan di halaman kantor DPD PDIP Jatim, hingga langsung dibawa keluar dari halaman kantor DPD PDIP. Sebelumnya, nama, Wisnu Sakti Buana, yang saat ini menjabat sebagai wakil wali kota Surabaya disebut-sebut akan mendapat rekomendasi  dari DPP PDIP untuk bisa melenggang di Pilkada kota Surabaya.

Karena itu, banyak pendukung Wisnu yang datang ke kantor DPD PDIP Jatim untuk ikut memberi dukungan kepada Wisnu. (irwanda/stv)