Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Para perupa di Kabupaten Banyuwangi mendapat fasilitas istimewa. Mereka diberikan fasilitas portal untuk memasarkan karya seni. Fasilitas ini sebagai upaya pemasaran karya seni di masa pandemi. Sehingga, para perupa tetap bisa berkarya tanpa gangguan ancaman virus Corona.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pandemi Covid 19 membawa dampak besar di berbagai sektor kehidupan manusia, termasuk pariwisata. Karena itu, diperlukan inovasi untuk mencari solusi terbaik.

“Saat ini, kita semua perlu mencari cara-cara baru untuk bisa memasarkan karya kita, karena saat ini orang yang datang ke daerah untuk membeli karya seni pastinya tidak seperti dulu sebelum pandemi.  Kita gagas pembuatan portal untuk memasarkan karya perupa seni,” kata Anas disela bertemupara perupa di Banyuwangi, Selasa (1/9) siang.

Anas mengajak para perupa daerah tetap optimis, sambil terus berkarya. Lalu, mencari cara menampilkan karyanya. Salah satu perupa, L. Yasin mengaku para seniman di Banyuwangi masih terus beraktivitas. Salah satu upaya pemasaran melalui katalog online bersama dengan para seniman dari daerah lainnya di galeri nasional.

“Sejumlah karya seniman Banyuwangi mendapatkan apresiasi positif oleh kurator galeri nasional. Ini membuat kami semangat meski saat ini suasana masih belum menentu,” ujarnya. Perupa Banyuwangi terdiri dari pematung, pelukis dan pemahat. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan portal khusus bagi perupa daerah.

Portal tersebut berada di dalam aplikasi Banyuwangi tourism, aplikasi resmi pariwisata daerah. “Lewat portal ini pembeli bisa langsung bertaransaksi membeli produk seni yang disukainya,” katanya. (wir)