Begini Cara Desa Miliarder Kembangkan Wisata

58

Gresik, (bisnissurabaya.com) – Pandemi Covid-19 ternyata tidak menjadikan Desa Sekapuk menjadi lemah.  Dengan mengelola potensi wisata desa, geliat  kesejahteraan ekonomi mulai dirasakan. Di bawah Komando Kepala Desa/Kades Abdul Halim, Sekapuk yang sebelumnya menyandang status sebagai Desa Tertinggal kini justru melejit pesat menjadi satu-satunya Desa Miliarder di Kabupaten Gresik.

Desa Sekapuk yang dulu dipandang sebelah mata, bahkan tak tersentuh bantuan pemerintah, kini justru menjadi desa mandiri dan berhasil menjadi Desa Miliarder. Disebut Desa Miliarder karena sekarang  Sekapuk telah memiliki lima kendaraan operasional. Yakni, Alphard untuk Pemdes, Grand Livina untuk PKK, Mazda Double Cabin untuk Wisata, Expander untuk BUMDes, dan satu unit mobil Ambulance Standart Covid.

Apa karena memiliki banyak mobil operasional, sehingga Sekapuk menjadi Desa Miliarder? Kades Sekapuk Abdul Halim, menjelaskan, bukan persoalan mobil operasionalnya, akan tetapi capaian putaran uang yang bergulir di desa. Seperti dari sektor PKK dengan ekonomi kerakyatan yang mentargetkan per tahun berpotensi Rp 1,9 miliar.

“Apalagi BUMDes dengan target net profitnya Rp 4 miliar pertahun yang secara otomatis berpengaruh besaran PADes menjadi Rp 1,5 miliar,” jelas Abdul Halim. Belum lagi kesempatan kerja 591 lapangan kerja baru, di tambah jumlah sekitar 400 obligasinya. Semua ini terwujud dengan semangat kebersamaan.

Untuk itu, lanjut Kades, atas capaian tersebut, Pemdes Sekapuk menggelar Deklarasi Sekapuk Desa Miliarder di wisata Setigi Gresik, Rabu (2/9). Selain acara pemotongan tumpeng, Deklarasi Sekapuk Desa Miliarder juga diisi dengan Kirab jajaran Pemdes, BPD, PKK, RT/RW, dan Bumdes. Dengan mengendarai lima mobil operasional dan puluhan sepeda listrik, masyarakat Desa Sekapuk guyup bergerak mulai Balai Desa sampai dengan Wisata Alam Setigi.

“Alhamdulillah, hari ini kami, mendeklarasikan Sekapuk Desa Miliarder di Indonesia. Semua ini berkat kerja keras dan kebersamaan seluruh warga Desa Sekapuk. Semoga bernilai ibadah, karena tujuan kami bukan untuk kesombongan, namun semata-mata untuk memberikan motivasi dan inspirasi bangkit bersama di tengah pandemi,” pungkas Kades yang dijuluki Ki Begawan Setigi ini. (sam)