Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Musim pandemi ikut berdampak pada kemeriahan proses pendaftaran cabup/cawabup di Kabupaten Banyuwangi. KPUD setempat mengimbau para partai politik (parpol) tidak mengerahkan massa saat mendafatrkan cabup/cawabup yang diusungnya. Imbauan itu disosialisasikan disela simulasi pendaftaran cabup/cawabup di kantor KPUD Banyuwangi, Selasa (1/9) siang.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPUD Banyuwangi Aris Mustofa mengatakan pihaknya tidak berwenang melarang parpol melakukan pengerahan massa, Namun, dalam tahapan pendaftaran cabup/cawabup, pihaknya meminta parpol tak membawa massa ketika ke KPUD. “ Jangan sampai ada klaster baru penularan Covid. Karena itu, kami meminta parpol tidak membawa massa ketika ke KPUD,” kata Aris.

Biasanya, kata dia, parpol membawa massa ketika mendaftarkan calonnya ke KPUD. Karena musim Covid, pihaknya tetap mengikuti protokol yang dianjurkan. Sesuai tahapan pilkada, pendaftaran cabup/cawabup dibuka 4-6 September. Selama pendaftaran, lanjut Ari, hanya pasangan cabup/cawabup dan dua pengurus parpol yang diperkenankan masuk.

Sebelum masuk, mereka menjalani tes suhu tubuh. Hasilnya, ditempel di tubuh masing-masing. Lalu, wajib cuci tangan. “Jadi, hanya Ketua dan Sekretaris serta pasangan cabup/cawabup yang diusung boleh masuk. Lainnya, menunggu di luar,”jelasnya. Aturan ini, lanjut dia,sesuai protokol kesehatan di masa pandemi. Selain simulasi pendaftaran,

KPUD juga memberikan sosialisasi terkait dokumen cabup/cawabup yang harus diserahkan ketika mendaftar. Terpisah, Devisi Humas Bawaslu Kabupaten Banyuwangi Hasyim Wahid mengatakan ada beberapa catatan yang kurang dari simulasi pendaftaran cabup/cawabup yang digelar KPUD.

“Misalnya, terkait pasokan listrik. Apakah sudah koordinasi dengan PLN atau bagaimana. Ini sepele, tapi perlu dipersiapkan. Jangan sampai ada gangguan ketika proses pendaftaran,” kata Hasyim. Pihaknya akan memberikan catatan tertulis ke KPUD terkait hasil simulasi. Sehingga, ketika proses pendaftaran bisa dilakukan tanpa kendala. (wir)