Blitar, (bisnissurabaya.com) – Demo mahasiswa di depan Mapolres Blitar yang menuntut polisi bertindak tegas terkait banyaknya penambangan hasil bumi ilegal di Kabupaten Blitar. Demo mahasiswa ini, nyaris bentrok karena dalam waktu bersamaan massa pro penambang juga melakukan aksi di lokasi yang sama.

Puluhan petugas dari Polres Blitar menghalau massa pro tambang untuk segera mundur dan menjauh dari depan Mapolres Blitar. Hal ini untuk menghindari terjadinya bentrokan karena puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII sedang berorasi menuntut agar tambang di kabupaten ditertibkan.

Namun massa pro tambang tetap berteriak-teriak menantang mahasiswa untuk bentrok. Beruntung aksi pro dan kontra tersebut dapat diredam setelah polisi membuat barikade di depan massa. Usai berorasi, massa PMII segera membubarkan diri dan giliran massa pro tambang berorasi.

Kabag Ops Polres Blitar AKP Sapto Rahmadi, mengatakan, tidak sampai terjadi kericuhan antara massa pro dan kontra terhadap tambang hasil bumi. Meski sebelumnya sempat tegang, namun, berhasil diredam.

Massa dari mahasiswa PMII tersebut menuntut keseriusan petugas kepolisian dalam menyikapi maraknya tambah ilegal yang banyak merugikan masyarakat. (khoirul/stv)