Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Untuk kesekian kalinya, Mall Pelayanan Publik Siola Surabaya di lockdown. Ditutupnya Mall Siola ini diduga ada sejumlah pegawai terpapar covid-19, dari hasil tes SWAB yang digelar Pemkot Surabaya. Sementara itu, pihak Pemkot Surabaya membantah, jika salah satu orang Kepala Dinas terpapar covid-19.

Pemkot Surabaya, mulai kemarin kembali menutup Mall Pelayanan Publik Siola. Penutupan Mall Siola untuk kesekian kalinya ini, diduga ada sejumlah pegawai terpapar covid-19.

Akibat penutupan ini, sejumlah warga yang melakukan pengurusan berkas terpaksa balik kucing, karena pelayanan hingga tanggal 6 september mendatang dilakukan melalui sistem online.

Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widyanto, membenarkan jika pelayanan siola ditutup hingga 2 minggu kedepan. Namun, terkait pegawai yang terpapar covid-19, mantan Kasatpol PP Surabaya ini mengatakan, jika ditutupnya Mall Siola hanya untuk menjamin kesehatan, dari penyebaran covid-19.

Sementara, disinggung soal salah satu Kepala Dinas terkonfirmasi covid-19, Irvan, dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menyebut, jika informasi yang sempat beredar tersebut tidak benar alias hoax. (stady/stv)