Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Satu lagi, tenaga medis di jawa timur meninggal dunia, diduga terpapar virus covid- 19. Kali ini, giliran seorang perawat relawan corona yang sehari-hari bertugas di ruang isolasi khusus RSUD dr Soetomo Surabaya wafat. hingga saat ini, jumlah perawat yang meninggal dunia di provinsi ini ada 22 orang. Sedangkan yang positif covid-19 mencapai 781 perawat.

Ade Satriya, perawat relawan covid-19 ini wafat. Perawat berusia 23 tahun ini meninggal dunia diduga akibat covid-19. Ade sehari-hari bertugas di ruang isolasi khusus RSUD dr Soetomo Surabaya, yang setiap harinya menangani pasien covid-19. Namun, untuk memastikan Ade Satriya, positif atau tidak, pihak rumah sakit melakukan dua kali tes SWAB. Saat SWAB pertama hasilnya negatif. Sedangkan SWAB ke dua masih belum diketahui. almarhumah sendiri mempunyai riwayat sakit hipertensi dan sebelum meninggal, dia sempat mengalami diare. Karena itu, pihak keluarga tidak yakin Ade terpapapar covid-19.

Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia/PPNI Jatim, Prof Nursalam, merasa prihatin dengan bertambahnya jumlah perawat yang meninggal akibat covid 19.

Jenasah Ade Satriya, dibawa ke kampung halamannya di Caruban, Madiun Jatim untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan. Sementara, meninggalnya perawat Ade Satriya, menambah jumlah perawat di surabaya yang wafat menjadi sembilan orang dari total 22 yang meninggal dunia di Jatim. Sedangkan, jumlah perawat yang terpapar corona hingga kini 781 orang. (feri/stv)