Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Melanggar protokol kesehatan covid-19, warung makan di Jalan Kayoon Surabaya ditertibkan Satpol PP. Jenis pelanggaran diantaranya, tidak menerapkan physikal distancing antar pembeli, sehingga rawan penularan.

Seperti inilah suasana pengunjung warung makan yang menjual ramen di Jalan Kayon Surabaya. Selain ada sebagian yang tidak menggunakan masker, pemilik warung makan juga tidak menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya, mengatur jarak atau meja tempat duduk antar pembeli. Dimana pembeli yang satu dengan yang lainnya saling berdekatan. Sehingga rawan penularan covid-19. Petugas, bahkan sempat menghimbau kepada pengunjung rumah makan untuk segera melakukan jaga jarak dan memakai masker.

Petugas Satpol PP dari Pemerintah Kota Surabaya yang kebetulan melakukan patroli langsung berhenti dan mendatangi warung makan mie asal Korea ini. Karena pemilik rumah makan dianggap melakukan pelanggaran protokol kesehatan, petugas langsung menegur pemilik dan karyawan rumah makan dan menyita Kartu Tanda Penduduk/KTP serta memberikan surat tilang. KTP akan dilakukan penyitaan selama 14 hari, sebagai sanksi tegas pemerintah kota surabaya kepada para pelanggar protokol kesehatan covid-19.

Kepala Kompi Penertiban Satpol PP Surabaya, Muhammad, mengatakan,
petugas Satpol PP Kota Surabaya, akan terus melakukan razia dan penindakan tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan covid-19. Terutama kepada pemilik warung makan yang membandel dan tidak menerapkan protokol kesehatan covid-19. Bahkan, petugas tidak segan akan melakukan penyegelan, dan menutup warung makan.
(farid/stv)