Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim, Erlangga Satriagung, angkat bicara terkait adanya pegawai lumbung pangan yang terpapar positif covid-19. Dari yang dikabarkan 21 orang ternyata ada sebanyak 22 orang yang reaktif covid-19. Dari 22 pegawai yang positif covid, keseluruhannya berasal dari bagian admin dan keuangan bukan dari pegawai yang melayani langsung pembeli. Untuk melayani masyarakat, Lumbung Pangan Jatim dipastikan masih tetap buka seperti biasa.

Erlangga Satriagung, mengatakan, dari data yang didapat kemarin sebanyak 22 orang pegawai yang positif covid-19. Satu orang dirawat di RS PHC Surabaya dan 21 lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 orang berasal dari pegawai admin dan sisanya dari staf keuangan.

Sampai sejauh ini, masih belum diketahui semua pegawai terpapar covid-19 darimana. Namun, diduga bukan dari dalam lumbung pangan Jatim. Karena dari 16 pegawai yang terpapar, enam orang pegawai sempat melakukan jalan – jalan wisata ke kota Malang. Setelah pulang, satu orang mengalami gejala demam hingga akhirnya semua pegawai sebanyak 150 orang dilakukan test SWAB dan 22 orang hasilnya positif.

‘’Rencananya semua keluarga dari 22 pegawai yang positif covid-19 akan dilakukan test SWAB pada Jumat pagi di RS Darurat,’’ kata Erlangga. Ia memastikan, layanan di lumbung pangan Jatim masih tetap buka untuk melayani masyarakat seperti biasa. (irwanda/stv)