Bojonegoro, (bisnissurabaya.com) – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-75, warga Bojonegoro menggelar lomba menangkap ikan lele di Kolam Sungai berlumpur. Perlombaan berlangsung cukup seru dan menghibur. Sebab, ikan lele yang ditebar harus ditangkap menggunakan tangan kosong tanpa bantuan jaring maupun peralatan lainnya.

Lomba menangkap ikan atau biasa disebut gogoh ikan lele ini, diselenggarakan warga Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Selasa (18/8). Lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-75 ini berlangsung seru dan menghibur.

Puluhan warga, termasuk anak-anak berbaur bersama di dalam kolam sungai, untuk menangkap ratusan ikan lele yang sebelumnya telah ditebar panitia. Tak ada batasan usia dalam perlombaan ini. Agar lebih adil, puluhan peserta yang telah ambil bagian, tidak diperkenankan membawa peralatan tangkap ikan. Seperti, jaring dan jala maupun peralatan lainnya.

Seluruh peserta hanya diperbolehkan memakai tangan kosong, untuk menangkap ikan lele yang berkeliaran di kolam berlumpur. Lantaran tanpa peralatan, peserta harus berjuang keras hingga rela berbalut lumpur demi mendapatkan ikan yang lebih banyak.

Meski sempat kesulitan, hal ini justru menimbulkan kemeriahan dan keseruan tersendiri bagi sesama peserta maupun warga yang menyaksikan. Misalnya, Jamari, salah satu peserta lomba tangkap lele, merasa cukup senang dan antusias mengikuti perlombaan ini. Sebab, ikan yang berhasil ditangkap tak hanya untuk dilombakan di tingkat desa, tetapi juga boleh dibawa pulang untuk dimasak dan disantap bersama keluarga. (mulyanto/stv)