Ponorogo, (bisnissurabaya.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi. Karena itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) turun tangan mendukung menyediakan fasilitas akses internet untuk para pelajar yang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dukungan tersebut berupa pemasangan sarana akses internet berupa router yang bisa para pelajar manfaatkan secara bersama-sama hingga puluhan perangkat sekaligus. Pekan ini, tim XL memasang router di lima lokasi yang berada di pedesaan wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Teritory Sales Manager area Ponorogo, Akhmad Bazid Nurlatif, memantau langsung pemasangan fasilitas tersebut.

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit, mengatakan, pihaknya tidak bisa tinggal diam membaca berita tentang semakin banyaknya pelajar di berbagai daerah yang kesulitan mendapatkan akses internet untuk bisa mengikuti PJJ. Problem yang mereka hadapi, baik berupa terbatasnya jaringan yang di desa tempat mereka berdomisili dan daya beli kuota data internet. Untuk itu, melalui dukungan ini kami mencoba untuk mendukung keduanya. “Semoga fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk PJJ oleh para pelajar di seluruh desa,” katanya.

Kelima lokasi penempatan router, kata dia, berada di Desa Mrayan. Masing-masing, di Dusun Plandon dan Dusun Pakel. Tiga lokasi lainnya berada di Desa Baosan Kidul, masing-masing di Dusun Patuk, Dusun Kedung, dan Dusun Konto. Kecamatan Ngrayun berada sekitar 46 km dari pusat kota Ponorogo atau memerlukan satu jam perjalanan darat dari pusat kota tersebut. Ada ratusan siswa sekolah di desa tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Sejak pandemi Covid-19 terjadi, anak-anak sekolah harus melakukan belajar dari rumah dengan mengakses materi belajar secara daring. Namun, jaringan internet belum menjangkau setiap sudut desa, banyak dari anak-anak tersebut yang kemudian mencari lokasi tertentu yang di tempat itu bisa mendapatkan sinyal internet yang lebih baik.

Kepala Desa Baosan Kidul, Parwanto, mengucapkan terima kasih kepada XL Axiata atas pemberian dukungan akses internet untuk PJJ anak-anak di sini. Bantuan ini tentu sangat membantu dan meringankan para orang tua. Mayoritas warga di sini petani kecil dan saat ini sedang dalam masa sulit akibat pandemi. “Kami akan menjaga fasilitas ini dan memastikan agar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Sesuai dengan saran warga di masing-masing lokasi, perangkat router dari XL Axiata ditempatkan di tempat-tempat yang bisa menampung belasan anak untuk belajar. Ada yang di semacam balai pertemuan warga, pos kamling, rumah warga, juga bangunan darurat di atas bukit. Pemilihan lokasi penempatan router ini juga disesuaikan dengan kualitas sinyal yang bisa ditangkap. Team XL turut membantu pemasangan perangkat ini di semua lokasi agar bisa mendapatkan kualitas sinyal yang maksimal.

Masing-masing dari router tersebut bisa diakses secara bersamaan sekaligus hingga 32 perangkat baik smartphone, tablet, maupun laptop. XL membekali setiap router dengan paket data 20GB yang akan diisi setiap bulan selama setahun. Selain itu, si-biru juga membagikan meja belajar kecil agar pelajar bisa lebih nyaman dalam belajar. Untuk menjaga dan memastikan router tersebut dimanfaatkan secara semestinya, XL menyerahkan pengelolaannya ke pengurus masing-masing dusun.

Sebelumnya XL Axiata juga sudah menyalurkan bantuan serupa di sejumlah lokasi di Sumatera, Jabodetabek, Banten, dan Bali. Program donasi akses internet untuk mendukung pelaksanaan PJJ ini akan terus XL Axiata perluas ke wilayah Indonesia lainnya.

“Sebelum adanya pandemi, kami rutin menyalurkan donasi kuota untuk sekolah-sekolah melalui program Gerakan Donasi Kuota (GDK). Kini, karena sekolah juga masih tutup dan meningkatnya kebutuhan untuk mendukung proses belajar secara daring berbagai daerah, maka kami akan berusaha mendukung memfasilitasi akses internet untuk PJJ seperti ini, “ imbuh Bambang. (bw)