Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Musyawarah Daerah/Musda Partai Golkar akan digelar, karena masa jabatan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, H Warih Andono, SH periode 2016-2020 sudah habis. DPD Partai Golkar membuka pendaftaran calon ketua untuk masa bhakti 2020-2024 sejak 14 – 19 Agustus mendatang, karena pelaksanaan musda akan digelar 19 Agustus.

“Musda digelar secara demokratis dan memberikan kesempatan bagi kader Golkar untuk mencalonkan diri,” kata H Warih Andono, SH di kantor DPD Partai Golkar Sidoarjo Jum’at (14/8).

Dia mengatakan, calon ketua bebas dari kader Golkar. Calon ketua dipersilahkan mendaftar untuk bertarung pada 19 Agustus. Persyaratannya, minimal 30 persen dukungan dari hak suara. “Jika pemilih ada 24 suara. Calon ketua harus mendapat dukungan 7 pemilih dan dinyatakan lolos menjadi calon ketua. Bila dukungannya itu 50 plus 1, maka otomatis calon tersebut menjadi Ketua DPD,” jelas Warih.

Bagi calon mantan narapidana apakah diperbolehkan untuk mencalonkan ketua? Abah Warih menyatakan karena dalam AD/ART tidak ada aturan mantan narapidana tidak boleh mencalonkan.

“Maka mantan narapidana dibolehkan mengikuti pemilihan ketua,” tegas Warih. Dari 24 suara, yang mendapat hak pilih adalah 18 ketua DPC Tingkat Kecamatan, 1 suara Ketua DPD, 1 suara Dewan Penasehat, 1 suara dari DPD Provinsi dan 1 suara dari pendiri seperti Kosgoro, AMPI, Alhidayah. (rin)