Blitar, (bisnissurabaya.com) – Warga kota Blitar dihebohkan dengan ditemukannya sebuah mortir dengan panjang 15 senti meter di rumah Suharti. Mortir tersebut tanpa sengaja ditemukan seorang pekerja di rumah Suharti. Saat itu juga, temuan tersebut langsung dilaporkan ke polisi dan kini dievakuasi tim Jihandak Polda Jatim untuk memastikan aktif tidaknya motir yang diduga peninggalan zaman penjajahan ini.

Petugas Polres Blitar Kota terus melakukan identifikasi di rumah Suharti, warga Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, tempat ditemukannya mortir yang diduga peninggalan zaman penjajahan.

Untuk mensterilkan lokasi temuan, polisi memasang police line agar pemilik rumah dan warga sekitar tidak memasukinya. Mortir dengan panjang 15 centimeter dan diameter sepuluh centimeter tersebut, tanpa sengaja ditemukan pekerja yang sedang merenovasi dan membersihkan rumah Suharti. Takut sewaktu-waktu mortir tersebut meledak, akhirnya oleh warga sekitar temuan ini dilaporkan ke polisi.

Saksi mata, Hartono, mengatakan, petugas Jihandak yang datang ke lokasi dengan hati-hati mengamati dan memeriksa mortir tersebut. Setelah dipastikan aman, Tim Jihandak kemudian membungkus dan mengevakuasi mortir yang menghebohkan warga tersebut. Sementara, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Ardy Purboyo, mengatakan, sejauh ini, petugas belum dapat memastikan mortir itu aktif atau tidak sebelum dilakukan pengecekan. (khoirul/stv)