Surabaya, (bisnissurabaya.com)  – Guna mencegah penularan covid-19 di angkutan kota, sekitar 40 sopir angkot yang beroperasi di Surabaya berikrar menjadi mitra polisi untuk mengkampanyekan protokol kesehatan kepada penumpang. Tak hanya berikrar, sopir angkot ini juga bersedia per bangkunya di pasangi tanda silang agar penerapan physical distancing antar penumpang tetap terjaga.

Puluhan sopir beserta mobil angkutan kota bakal menjadi contoh bagi teman-teman seprofesinya. Mereka berikrar menjadi mitra polisi dalam mengkampanyekan protokol kesehatan kepada para penumpang angkot. Tak hanya itu, angkot mereka juga ditempel stiker wajib masker dan ditempel cairan antiseptic.

Dengan harapan, sebelum masuk angkot penumpang harus memakai masker dan mencuci tangan dengan antiseptik saat masuk dan keluar angkot. Tak hanya itu, bangku angkot, juga dipasangi stiker silang sebagai penanda antar penumpang harus ada jaga jarak.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, mengatakan, mengaku, senang melihat antusias para sopir angkot yang mendukung gerakan yang diberi nama angkot tangguh tersebut. Bahkan, mayoritas sopir angkot mengaku senang dapat dilibatkan dalam upaya pencegahan untuk memutus penyebaran corona khususnya di angkot.

AKBP Ganis, menambahkan, pihaknya berharap 40 sopir angkot bisa menjadi motor penggerak sekaligus contoh bagi sopir angkutan lain/ sekaligus menjadi contoh bagi moda transportasi umum lainnya agar tertib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19. (farid/stv)