Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasca adanya hakim dan pegawai terpapar covid-19, gedung Pengadilan Negeri/PN Surabaya, setiap harinya melakukan sterilisasi. Bahkan, setiap pagi dan sore dilakukan penyemprotan disinfektan, serta di depan gerbang pintu masuk di tempatkan bilik sterilisasi bagi pegawai maupun pengunjung yang akan memasuki tempat tersebut.

Pasca adanya hakim dan pegawai yang terpapar covid-19, gedung PN Surabaya, setiap harinya melakukan sterilisasi. Bahkan, setiap pagi dan sore dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut gedung pengadilan. Hal ini, bertujuan untuk meminimalisir mata rantai penularan virus corona di lingkungan lembaga peradilan tersebut. Selain itu, di depan gerbang pintu masuk di tempatkan bilik sterilisasi bagi pegawai maupun pengunjung pengadilan yang akan memasuki tempat tersebut. Rencananya, pihak pengadilan juga akan melakukan rapid tes ulang, jika masa lockdown pengadilan selama dua pekan ini telah usai.

Ketua PN Surabaya, Dr Joni, SH., MH., mengatakan, hingga kini, pihak PN Surabaya masih melakukan penutupan sementara layanan persidangan selama dua pekan mulai 10 sampai 24 Sgustus mendatang. Namun, ada pengecualian bagi masyarakat pencari keadilan yang melakukan upaya banding, maupun sidang pidana yang masa penahanan terdakwa akan habis, mereka tetap akan dilayani pihak pengadilan. (agung/stv)