Surabaya, (bisnissurabaya.com) -Pengadilan Negeri/PN Surabaya kembali menutup pelayanan publik atau lockdown selama 2 minggu. Keputusan ini diambil setelah hasil SWAB terhadap enam pegawai yang reaktif menunjukkan hasil positif covid-19. Bagi warga Surabaya yang tengah mencari keadilan di PN Surabaya harus bersabar. Hal ini setelah Ketua PN Surabaya, kembali menutup pelayanan publik selama dua minggu.

PN Surabaya kembali menutup pelayanan publik atau lockdown selama 2 minggu. Keputusan ini diambil setelah hasil SWAB terhadap enam pegawai yang reaktif menunjukkan hasil positif covid-19. Bagi warga Surabaya yang tengah mencari keadilan di PN Surabaya harus bersabar. Humas PN Surabaya, Martin Ginting, mengatakan, ada enam pegawai yang positif covid-19 menambah jumlah pegawai di PN Surabaya yang positif menjadi delapan orang. Saat ini, seorang panitera dan hakim masih menjalani perawatan akibat positif covid-19. Penutupan pelayanan dimulai Senin (10/8/) hingga 22 Agustus mendatang. Namun, untuk layanan upaya banding maupun persidangan yang masa penahanan terdakwa akan habis, akan tetap disidangkan, meskipun lewat sidang online.

PihakPN Surabaya meminta kepada pencari keadilan untuk memaklumi penutupan ini, karena demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Surabaya.

Penutupan pelayanan di PN Surabaya ini merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah ditutup pada 15 Juni hingga 26 Juni, setelah seorang hakim dan seorang juru sita meninggal dunia mendadak. (agung/stv)