Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Musim pandemi Covid-19, jajaran Polresta Banyuwangi memiliki terobosan unik untuk mendukung dunia pendidikan. Korps baju cokelat ini, Senin (10/8) pagi, meluncurkan motor ber-wifi gratis yang dibawa anggota Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas). Motor ini ditugaskan berkeliling menyasar daerah terpencil di Kabupaten Banyuwangi. Inovasi ini merupakan rangkaian program Banyuwangi Tangguh yang digagas Polresta Banyuwangi.

Sedikitnya 12 motor Babinkamtimas yang dilengkapi layanan internet gratis. Setiap hari, mereka akan berkeling ke setiap desa di wilayah kecamatan masing-masing. Total 25 kecamatan. Lalu, mendatangi kelompok masyarakat yang membutuhkan jaringan internet untuk proses belajar mengajar. “ Musim pandemi ini, belajar sekolah dilakukan daring.

Dengan motor Babinkamtimas yang berinternet, kami ingin mendukung agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, khususnya di daerah terpencil yang minim internet,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin. Dalam melayani masyarakat, lanjut Kapolresta, Babinkamtibmas selalu bersama Babinsa.

Selain motor Babinkamtimas ber-wifi, Polresta juga meluncurkan tiga inovasi tangguh. Masing-masing, aplikasi internet Polresta. Isinya, pelayanan laporan kejahatan, pelayanan kepolisian, pengaduan dan berita kegiatan polresta. Termasuk, laporan tindakan dari kepolisian.

“Aplikasi ini bisa diunduh oleh masyarakat,” tegas Kapolresta. Selain laporan kejahatan, aplikasi ini bisa untuk laporan penanganan Covid-19. Inovasi selanjutnya, mobil polisi lalulintas woro-woro untuk sosialisasi kambtibmas dan penanganan Covid. Kemudian, inovasi pembuatan screen gate di pintu masuk Mapolresta.

“Alat screen gate ini bisa otomatis,” tegasnya. Selain itu, alatnya lebih canggih dibanding termo gun. Ketika pengunjung Polresta bersuhu dibatas 37 derajat, sirine alat ini akan berbunyi otomatis. Pihaknya berharap, peluncuran inovasi Tangguh Semeru ini bisa mendukung penanganan Covid hingga membantu penanganan dampak ekonomi masyarakat akibat Covid. (wir)