Banyuwangi, (bisnissurabaya) – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, memiliki cara tersendiri merayakan ulang tahunnya, Kamis (6/8). Orang nomor satu di Bumi Blambangan ini memilih menyantap nasi kotak bersama para pemulung dan kaum duafa di Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi.

Yang menarik, Bupati Anas, justru berpamitan menjelang akhir masa jabatannya. Makan bersama ini, kata Bupati Anas, berlangsung spontan. Pihaknya ingin duduk bersama masyarakat di masa sulit akibat pandemi Covid-19. Anas meminta kaum pemulung dan duafa tetap semangat, meski kondisi ekonomi sedang terpuruk.

“Yang penting, semuanya tetap jaga jarak dan menjaga kebersihan. Sehingga tetap sehat dalam menghadapi masa pandemi,” kata Anas. Menurut Anas, momen bertemu kaum duafa ini terbilang istimewa. Sebab, di tahun terakhir masa jabatannya sebagai Bupati dua periode.

Lalu, apa programnya di usia ke-47? Anas, mengaku masih banyak program yang harus dilanjutkan ketika penggantinya kelak. Misalnya, persoalan ekonomi, dinamika pemerintahan dan tantangan kritisi dari masyarakat.

Pihaknya beraharap, siapapun yang melanjutkan kepemimpinannya akan fokus kepada ketahanan pangan dan keluarga. Selain program wajib pendidikan dan kesehatan. “Dampak Covid ini, daya beli masyarakat turun. Ekonomi melambat. Nantinya, pemimpin Banyuwangi harus bisa melakukan terobosan untuk ketahananpangan dan keluarga,” jelasnya.

Anas, juga menyinggung kepuasan masyarakat di masa kepemimpinannya. Survei terakhir, kata dia, tingkat kepuasan masyarakat Banyuwangi tembus 89,2 persen. Angka ini naik sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang tidak puas, misalnya berapresiasi di media sosial hanya sekitar 10 persen,” kata Anas. Hasil survei ini, lanjut dia, menjadi penghargaan dari masyarakat di masa akhir jabatannya memimpin Banyuwangi. (wir)