Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Sejak Juni 2019, Astra telah mengembangkan 645 Desa Sejahtera Astra (DSA) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah itu bertambah terus hingga akhir Juli lalu, perusahaan otomotif ini melanjutkan komitmennya untuk mengembangkan 105 desa lainnya. Sehingga menjadi 750 DSA. Komitmen tersebut ditandai dengan perpanjangan nota kesepahaman pengembangan DSA dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes) dalam acara Kick-Off Desa Sejahtera Astra 2020 yang diadakan secara virtual.

DSA merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi sosial Astra yang berkelanjutan. Astra juga menyepakati kerja sama baru dengan berbagai pihak lainnya. Seperti Kementerian Agama RI dan belasan kabupaten di berbagai daerah untuk turut menjadi pihak-pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama.

Antara lain, Kabupaten Maluku Tengah, Gorontalo, Bone, Flores Timur, dan Banyuwangi. Hadir secara virtual Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Abdul Halim Iskandar, yang memberikan keynote speech dan juga Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.

“Kerja sama ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin ke-17. Yaitu, kemitraan untuk mencapai tujuan. Karena tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri dalam usaha menyejahterakan masyarakat desa. Dukungan yang kita rasakan sejak lama salah satunya ialah dari Astra. Terima kasih karena terus mendampingi desa-desa dengan tahapan yang sistematis, mulai dari persiapan sarana sampai pemasaran,” kata Menteri Halim.

“Astra berharap Desa Sejahtera Astra dapat menjadi contoh yang baik bagi desa-desa lainnya. Agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini,” tambah Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro. Keduanya menyaksikan secara virtual seluruh penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama yang dilakukan secara langsung di Menara Astra dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan pedoman adaptasi kebiasaan baru.

Hadir dalam penandatanganan kerja sama ini Sekretaris Jendral/Sekjen Kemendes Anwar Sanusi, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes RI Samsul Widodo, bupati dari berbagai wilayah dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah. (bw)