Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Beberapa pengajar SD di Surabaya mensimulasikan manasik haji dengan peragaan teater boneka, lengkap dengan pembaca narasi cerita. Uniknya, siswa menyaksikan langsung simulasi ini secara virtual dari rumah masing-masing.

Kepala Sekolah, Choirotur Rosyidah, mengatakan, kegiatan ini, selain sebagai pembelajaran pendidikan agama Islam, juga untuk memyemarakkan moment Hari Raya Idul Adha. Beberapa pengajar SD dari salah satu Sekolah Dasar di Jalan Peneleh Surabaya mensimulasikan manasik haji dengan peragaan teater boneka, lengkap dengan pembaca narasi cerita, serta replika kecil berbentuk ka’bah. Uniknya, dalam simulasi ini, siswa menyaksikan langsung kegiatan manasik haji secara virtual dari layar handphone maupun laptop di rumah masing-masing. Para siswa sengaja mengikuti simulasi manasik haji virtual ini, dikarenakan mereka tidak dapat mengikutinya langsung di sekolah lantaran adanya situasi pandemi covid-19 saat ini. Sementara itu, pihak sekolah sengaja menggelar kegiatan ini, selain sebagai pembelajaran pendidikan agama islam, juga untuk memyemarakkan moment hari raya idul adha 2020. Dengan begitu, diharapkan siswa dapat mengetahui secara jelas dan terperinci dari rangkaian ibadah haji yang sesungguhnya.

Manasik haji merupakan peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Dalam kegiatan manasik haji, calon jamaah haji dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakannya. Diantaranya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, para calon jamaah haji juga akan belajar bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci. (agung/stv)