Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polisi di Jawa Timur/Jatim terus berinovasi. Terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Tak berlebihan bila Ditreskrimsus Polda Jatim yang dikomandani Kombes Pol, Gidion Arif Setyawan, membuat gebrakan dengan membuat aplikasi ‘Posko Digital Satgas Pangan Jawa Timur Tangguh’.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Suryono, didampingi Kompol Rony mengatakan, pengenalan aplikasi Posko Digital Satgas Pangan Jawa Timur Tangguh ini, berfungsi agar masyarakat mengetahui secara langsung harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional di Jatim.

“Aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat mengetahui harga sembako atau bahan pokok di pasar tradisional,” kata Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Suryono, di Surabaya Kamis (30/7) siang.

Didalam aplikasi ini nantinya berfungsi melihat harga sembako, selain itu, juga ada kolom pengaduan. Kolom pengaduan ini berfungsi untuk masyarakat, jika ingin mengadukan masalah harga yang tidak sesuai yang ditemukan di pasar.

Aplikasi ini berisi tentang 68 item harga kebutuhan bahan pokok. Untuk menunjang aplikasi ini, Ditreskrimsus Polda Jatim bekerjasama dengan instansi terkait, Disperindag, Dinas Perkebunan, Peternakan, Pertanian dan Bulog.

“Kita tak bisa melakukan sendiri. Tentunya kami bekerjasama dengan Dinas terkait seperti, peternakan, perkebunan, disperindag, pertanian dan bulog,” ucapnya.

Aplikasi yang dibuat Ditreskrimsus Polda Jatim ini sebenarnya inisiasi dan inovasi dari Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, M.Si, agar masyarakat bisa terbantu untuk mengecek langsung harga bahan pokok di pasar disaat pandemi covid-19. (feri)