Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kebun Binatang Surabaya/KBS dibuka kembali pasca 4 bulan tutup karena pandemi covid-19. Guna menerapkan protokol kesehatan, managemen KBS memberlakukan pembelian tiket masuk dilakukan secara online, dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 1.500 hingga 3.000 orang, pada hari kerja dan akhir pekan. KBS resmi dibuka mulai Senin (27/7) pagi. Penjualan tiket kini dirubah, dari manual, menjadi online, melalui website surabayazoo.co.id. upaya ini dilakukan agar tak terjadi kerumunan saat antrian di loket tiket saat pandemi covid19. Pihak menejemen KBS menyatakan, selain melakukan penjualan tiket secara online, juga dilakukan pembatasan. Diantaranya, pembatasan usia, yakni, balita, ibu hamil, dan manula dilarang masuk KBS demi keamanan dan kesehatan. Selain itu, jumlah pengunjung juga dibatasi. Untuk hari kerja, jumlah pengunjung maksimal 1.500 orang.

Sementara, untuk akhir pekan, jumlah pengunjung tidak boleh melebihi 3.000 orang. Begitu pula dengan jam kunjungan. Jika biasanya pengunjung bisa leluasa dari pagi hingga sore berwisata di KBS, untuk kali ini jam kunjungan dibatasi dalam dua sesi. Sebelum pembukaan, KBS telah melakukan simulasi protokol kesehatan.

Mulai dari pengaturan pengunjung yang akan masuk ke kbs yang diwajibkan cuci tangan dan pengukuran suhu badan tidak melebihi 37 derajat, hingga pengaturan jarak pengunjung yang melihat satwa agar tetap menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan tanda yang sudah disediakan. Dirut KBS, Choirul Anwar, mengatakan, KBS membatasi kunjungan pengunjung yang masuk ke kbs sekitar 50 persen dari total kunjungan jumlah normal dalam hal ini hari senin sampai dengan the miz maksimal 1.500 dibagi menjadi dua slot saat pertama pukul 08.30 WIB sampai pukul 11.30 WIB kemudian istirahat 1 jam untuk tutup dan melakukan review dan penyemprotan disinfektan untuk titik-titik yang dikunjungi pengunjung. Setelah itu, pukul 12.30 WIB buka lagi sampai pukul 15.30 WIB. “Perlu saya informasikan kepada masyarakat bahwa untuk parkiran kita tidak menyediakan parkir kita hanya menyediakan parkir di Joyoboyo ini untuk menghindari adanya satu kondisi tempatnya di jalan untuk weekend untuk weekend jumlah pengunjung 3.000 untuk balita tidak boleh usia 5 tahun ke bawah tidak diizinkan masuk ibu hamil dan juga manula usia 60 keatas kita belum mengizinkan termasuk dalam tanaman yang ada di dalam kita tidak diizinkan untuk dibuka kita tidak menyediakan untuk penjualan makanan minuman tapi KBS menyediakan di pojok-pojok tertentu dispenser untuk minum gratis yang kita sama-sama tahu menjaga terjadinya kerumunan dan juga sosial dispensing kita jaga kemudian mereka fokus sehingga tidak terlena saat berwisata,” katanya. KBS sebelumnya ditutup sejak 17 maret 2020, karena wabah covid-19. Penutupan ini dilakukan, guna memberikan keamanan kepada pengunjung, satwa, serta pegawai di KBS. Pembukaan kbs sendiri sudah melalui proses perizinan, baik dari bksda maupun dari pemkot Surabaya. (feri/stv)