Blitar, (bisnissurabaya.com) – Puluhan tenaga medis RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif covid-19. Tracing penularan virus terjadi saat mereka menggelar gowes bersama di tempat Wisata Gogoniti Kesamben. Akibatnya, sejumlah pelayanan kesehatan terpaksa di lockdown untuk menghindari penularan lebih besar lagi.

Sebanyak 30 orang tenaga medis yang bertugas di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar, terkonfirmasi virus covid-19. Penegasan itu dikemukakan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Blitar, dr Endah Woro Utami di Blitar Jumat (24/7).

“Dari jumlah 30 orang positif corona tersebut dengan rincian lima orang dokter, 14 perawat, dan sebelas orang pegawai administrasi,” kata dr Endah Woro. Tracing atau penularan corona tersebut terjadi saat mereka menggelar gowes bareng di wisata Gogoniti Kesamben.
Menurut dia, kondisi pasien covid-19 ini termasuk terkonfirmasi orang tanpa gejala/OTG. Yakni, awalnya pasien dalam kondisi sehat. Namun, hasil SWAB tes menunjukkan positif covid-19. Dan saat ini, mereka tengah menjalani karantina mandiri. Dengan temuan ini, masyarakat ikut prihatin karena sejumlah layanan kesehatan terpaksa di lockdown untuk menghindari penularan covid-19 lebih besar lagi. (khoirul/stv)