Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Gaung pemilihan kepala daerah/Pilkada Sidoarjo 2020 mulai terasa. Apalagi, Bambang Haryo Soekartono, resmi diusung Partai Gerindra menjadi calon Bupati Sidoarjo. Tinggal, siapa tokoh Nahdlatul Ulama/NU yang akan digandeng BHS panggilan akrabnya untuk mendampinginya sebagai Wakil Bupati.

Bambang Haryo, mengaku sudah melakukan komunikasi secara intens kepada tiga nama. Yakni, H Nur Ahmad Syaifuddin SH., yang saat ini menjadi Wabup sekaligus Plt Bupati Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan, kader PKB dan Gus Mukhdlor tokoh muda NU.
“Melalui tim dan saya sendiri, sudah berkomunikasi secara intens kepada mereka dan seluruh calon yang ada. Dan mereka secara langsung bersedia mendampingi saya,’ kata BHS di Sidoarjo Sabtu (25/7). Satu lagi, yang sudah bersedia adalah H Sullamul Hadi Nurmawan atau Gus Wawan.

Menurut BHS, ini merupakan kesempatan baik bagi dirinya, untuk mengetahui sejauh mana elektabilitas calon wakil bupati yang akan mendampinginya. “Kita akan lihat sampai Agustus nanti sejauh mana elektabilitas para tokoh ini,” tambahnya.
Sementara, H Nur Ahmad Syaifuddin, menjawab berbeda dengan klaim yang disampaikan BHS.
Nur Ahmad, yang akrab disapa Cak Nur, ini menyatakan, dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan BHS terkait Pilkada. Apalagi mengiyakan ajakan sebagai calon wakil bupati BHS. “Saya sekarang fokus menunggu keputusan DPP PKB, dan tidak benar jika saya mau jadi wakil bupati dari calon yang lain. (rin)