Blitar, (bisnissurabaya.com) – Untuk memastikan hewan qurban sehat dan layak konsumsi, Petugas Gabungan Kota Blitar melakukan sidak ke Pasar Hewan Terpadu di Moro. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah sapi maupun kambing yang terjangkit hipersalivasi dan myasis. Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, serta Dinas Peternakan dan Pertanian Kota Blitar melakukan sidak Pasar Hewan Terpadu di Moro, Kota Blitar. Satu per-satu hewan qurban sapi dilakukan pemeriksaan.

Mulai dari mulut, gigi, testis, dubur, hingga kulit. Hal ini untuk mengetahui kesehatan hewan qurban layak atau tidak. Hal serupa juga dilakukan pada kambing. Satu per-satu hewan qurban ini diperiksa kesehatannya.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah sapi maupun kambing yang terjangkit penyakit hipersalivasi yang disebabkan luka pada bagian mulut. Selain itu, petugas juga menemukan hewan qurban yang terjangkit penyakit myasis atau kelainan hewan pada kulit. Drh Dewi Masitoh, mengatakan, dengan adanya temuan tersebut, petugas melakukan pengobatan dengan cara menyemprot kan cairan serta menyuntik vitamin pada hewan. Dengan pemeriksaan rutin oleh petugas gabungan, diharapkan hewan qurban sehat dan layak konsumsi sesuai syariat islam. (khoirul/stv)